<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Media Islam &#187; Iman Kepada Allah</title>
	<atom:link href="http://media-islam.or.id/category/iman/iman-kepada-allah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://media-islam.or.id</link>
	<description>Belajar Islam sesuai Al Qur&#039;an dan Hadits</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Feb 2012 07:35:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
		<item>
		<title>Video Sifat 20: Penjelasan Sifat-sifat Tuhan yang Sejati</title>
		<link>http://media-islam.or.id/2011/12/22/video-sifat-20-penjelasan-sifat-sifat-tuhan-yang-sejati/</link>
		<comments>http://media-islam.or.id/2011/12/22/video-sifat-20-penjelasan-sifat-sifat-tuhan-yang-sejati/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Dec 2011 01:12:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nizami</dc:creator>
				<category><![CDATA[Iman Kepada Allah]]></category>
		<category><![CDATA[MITV]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://media-islam.or.id/?p=2505</guid>
		<description><![CDATA[ <p style="text-align: justify;">Ini adalah Video Sifat 20 dari Kitab yang disusun oleh Imam Abu Hasan Al Asy&#8217;ari. Berisi penjelasan sifat-sifat yang hanya ada pada Tuhan yang sejati. Jika ada &#8220;Tuhan&#8221; atau sesembahan yang tidak memiliki sifat itu, maka dia bukan Tuhan yang asli.</p> <p style="text-align: justify;">Misalnya Sifat-sifat Tuhan itu: Maha Esa/Satu, Maha Hidup, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- Start Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><!-- End Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://media-islam.or.id/2011/12/22/video-sifat-20-penjelasan-sifat-sifat-tuhan-yang-sejati/"><img src="http://img.youtube.com/vi/G-URhmv0s0U/2.jpg" alt="" /></a></span>
<p style="text-align: justify;">Ini adalah Video Sifat 20 dari Kitab yang disusun oleh Imam Abu Hasan Al Asy&#8217;ari. Berisi penjelasan sifat-sifat yang hanya ada pada Tuhan yang sejati. Jika ada &#8220;Tuhan&#8221; atau sesembahan yang tidak memiliki sifat itu, maka dia bukan Tuhan yang asli.</p>
<p style="text-align: justify;">Misalnya Sifat-sifat Tuhan itu: Maha Esa/Satu, Maha Hidup, Maha Kuasa, Tidak serupa dengan makhlukNya, Terdahulu, dsb. Maka jika ada Tuhan yang 3, bisa mati/wafat, lemah, mirip manusia, baru lahir setelah makhluk lain ada, maka dia bukan Tuhan.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-2505"></span></p>
<p>Dari sifat-sifat yang kita pelajari ini, kita akan yakin hanya Allah tuhan yang sejati.</p>
<p style="text-align: justify;">Sederhana bukan?</p>
<p style="text-align: justify;">Mohon disebarkan ke yang lain.</p>
<p style="text-align: justify;">Silahkan lihat juga video-video lainnya di:</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://media-islam.or.id/category/mitv/">http://media-islam.or.id/category/mitv</a></p>
<p style="text-align: justify;">Silahkan baca juga tulisan lengkap tentang Sifat 20 di:</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://media-islam.or.id/2009/11/08/sifat-20-allah-yang-penting-dan-wajib-kita-ketahui/">http://media-islam.or.id/2009/11/08/sifat-20-allah-yang-penting-dan-wajib-kita-ketahui</a></p>
<div class="shr-publisher-2505"></div><!-- Start Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><div class='shareaholic-like-buttonset' style='float:none;height:30px;'><a class='shareaholic-fblike' data-shr_layout='button_count' data-shr_showfaces='false' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2011%2F12%2F22%2Fvideo-sifat-20-penjelasan-sifat-sifat-tuhan-yang-sejati%2F' data-shr_title='Video+Sifat+20%3A+Penjelasan+Sifat-sifat+Tuhan+yang+Sejati'></a><a class='shareaholic-fbsend' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2011%2F12%2F22%2Fvideo-sifat-20-penjelasan-sifat-sifat-tuhan-yang-sejati%2F'></a><a class='shareaholic-googleplusone' data-shr_size='medium' data-shr_count='true' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2011%2F12%2F22%2Fvideo-sifat-20-penjelasan-sifat-sifat-tuhan-yang-sejati%2F' data-shr_title='Video+Sifat+20%3A+Penjelasan+Sifat-sifat+Tuhan+yang+Sejati'></a><a class='shareaholic-tweetbutton' data-shr_count='none' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2011%2F12%2F22%2Fvideo-sifat-20-penjelasan-sifat-sifat-tuhan-yang-sejati%2F' data-shr_title='Video+Sifat+20%3A+Penjelasan+Sifat-sifat+Tuhan+yang+Sejati'></a></div><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><!-- End Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-islam.or.id/2011/12/22/video-sifat-20-penjelasan-sifat-sifat-tuhan-yang-sejati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Allah Maha Penyayang (Ar Rahiim / الرَّحِيمِ )</title>
		<link>http://media-islam.or.id/2011/09/21/allah-maha-penyayang-ar-rahiim-%d8%a7%d9%84%d8%b1%d9%8e%d9%91%d8%ad%d9%90%d9%8a%d9%85%d9%90/</link>
		<comments>http://media-islam.or.id/2011/09/21/allah-maha-penyayang-ar-rahiim-%d8%a7%d9%84%d8%b1%d9%8e%d9%91%d8%ad%d9%90%d9%8a%d9%85%d9%90/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Sep 2011 08:30:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nizami</dc:creator>
				<category><![CDATA[Iman Kepada Allah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://media-islam.or.id/?p=2270</guid>
		<description><![CDATA[بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ <p style="text-align: justify;">Dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Begitulah di  setiap surat Al Qur’an (kecuali surat At Taubah) dituliskan kalimat Basmallah.</p> <p style="text-align: justify;">Allah Maha Penyayang. Sebetulnya Allah benar-benar menyayangi/mencintai hambaNya. Beda sifat Ar Rahman(Maha Pengasih) dengan Ar Rahiim (Maha Penyayangh) adalah sifat Ar Rahman (Maha Pengasih) [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- Start Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><!-- End Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><h2 style="text-align: center;">بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ</h2>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://syiarislam.files.wordpress.com/2011/09/rusa.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1911" title="rusa" src="http://syiarislam.files.wordpress.com/2011/09/rusa.jpg" alt="" width="236" height="170" /></a>Dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Begitulah di  setiap surat Al Qur’an (kecuali surat At Taubah) dituliskan kalimat Basmallah.</p>
<p style="text-align: justify;">Allah Maha Penyayang. Sebetulnya Allah benar-benar menyayangi/mencintai hambaNya. Beda sifat Ar Rahman(Maha Pengasih) dengan Ar Rahiim (Maha Penyayangh) adalah sifat Ar Rahman (Maha Pengasih) meliputi seluruh makhluk Allah baik yang beriman mau pun yang kafir. Allah memberikan alam semesta ini seperti air, udara, bumi dan sebagainya ke semua makhluknya tanpa pandang bulu.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada pun sifat Ar Rahim (Maha Penyayang) itu adalah khusus bagi hamba-hamba Allah yang beriman. Hamba Allah yang saleh:</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span id="more-2270"></span>“Sungguh Allah lebih penyayang terhadap hamba-hamba-Nya daripada seorang ibu terhadap anak bayinya” [HR Bukhari dan Muslim]</strong></p>
<h2 align="justify">قُلْ يَاعِبَادِي الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَى أَنفُسِهِمْ لاَتَقْنَطُوا مِن رَّحْمَةِ اللهِ إِنَّ اللهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ</h2>
<p align="justify"><em>“Katakanlah: “Hai hamba-hambaKu yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang&#8221; (QS Az Zumar: 53)</em></p>
<p align="justify">Allah menurunkan 1% dari rahmatnya ke dunia. Dengan 1% rahmat saja seekor binatang pun mengangkat kakinya karena khawatir menginjak anaknya. Ada pun 99% lagi akan diberikan nanti di akhirat:</p>
<p style="text-align: justify;">Dari Abu Hurairah r.a. pula, katanya: &#8220;Saya mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda: &#8220;Allah menjadikan kerahmatan itu sebanyak seratus bagian, olehNya ditahanlah yang sembilan puluh sembilan dan diturunkanlah ke bumi yang satu bagian saja. Maka dari kerahmatan yang satu bagian itu sekalian makhluk dapat saling sayang-menyayangi, sehingga seekor binatangpun pasti mengangkat kakinya dari anaknya karena takut kalau akan mengenai -menginjak- anaknya itu.&#8221; Dalam riwayat lain disebutkan: &#8220;Sesungguhnya Allah Ta&#8217;ala memiliki sebanyak seratus kerahmatan dan olehNya diturunkanlah satu bagian dari seratus kerahmatan itu untuk diberikan kepada golongan jin, manusia, binatang dan segala yang merayap. Maka dengan satu kerahmatan itu mereka dapat saling kasih mengasihi, dengannya pula dapat sayang menyayangi, bahkan dengannya pula binatang buas itu menaruh iba hati kepada anaknya. Allah mengakhirkan yang sembilan puluh sembilan kerahmatan itu yang dengannya Allah akan merahmati hamba-hambaNya pada hari kiamat.&#8221; (Muttafaq &#8216;alaih)</p>
<p>Rahmat Allah mendahului murkaNya:</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Allah Azza wajalla berfirman (hadits Qudsi): &#8220;RahmatKu mendahului murkaKu.&#8221; (HR. Muslim)</strong></p>
<p>Kasih sayang Allah tergambar dari hadits di bawah:</p>
<h2>عَنْ ابْنِ عَبَّاسِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا، عَنْ رَسُوْلِ اللهِ صَلى الله عليه وسلم فِيْمَا يَرْوِيْهِ عَنْ رَبِّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى: إِنَّ اللهَ كَتَبَ الْحَسَنَاتِ وَالسَّيِّئَاتِ، ثُمَّ بَيَّنَ ذَلِكَ: فَمَنْ هَمَّ بِحَسَنَةٍ فَلَمْ يَعْمَلْهَا كَتَبَهَا عِنْدَهُ حَسَنَةً كَامِلَةً، وَإِنْ هَمَّ بِهَا فَعَمِلَهَا كَتَبَهَا اللهُ عِنْدَهُ عَشْرَةَ حَسَنَاتٍ إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ إِلَى أَضْعَافٍ كَثِيْرَةٍ، وَإِنْ هَمَّ بِسَيِّئَةٍ فَلَمْ يَعْمَلْهَا كَتَبَهَا اللهُ عِنْدَهُ حَسَنَةً كَامِلَةً، وَإِنْ هَمَّ بِهَا فَعَمِلَهَا كَتَبَهَا اللهُ سَيِّئَةً وَاحِدَة</h2>
<h2>[رواه البخاري ومسلم في صحيحهما بهذه الحروف]</h2>
<p style="text-align: justify;">Dari Ibnu ‘Abbas radhiallahu &#8216;anhu, dari Rasulullah shallallahu &#8216;alaihi wa sallam, beliau meriwayatkan dari Tuhannya, Tabaaraka wa ta’aala. Firman-Nya: “Sesungguhnya Allah telah menetapkan nilai kebaikan dan kejahatan, kemudian Dia menjelaskannya. Maka siapa berniat mengerjakan kebaikan tetapi tidak dikerjakannya, Allah mencatatnya sebagai satu kebaikan yang sempurna. Jika ia berniat untuk berbuat kebaikan lalu ia mengerjakannya, Allah mencatatnya sebagai 10 sampai 700 kali kebaikan atau lebih banyak lagi. Jika ia berniat melakukan kejahatan, tetapi ia tidak mengerjakannya, Allah mencatatkan padanya satu kebaikan yang sempurna. Jika ia berniat melakukan kejahatan lalu dikerjakannya, Allah mencatatnya sebagai satu kejahatan”. [HR. Bukhari dan Muslim dalam Kitab Shahihnya dengan redaksi yang sama]</p>
<p style="text-align: justify;">Jika Allah tidak penyayang dan sekadar membalas 1 kebaikan dengan 1 pahala, berapa banyak manusia yang masuk surga?</p>
<p style="text-align: justify;">Kasih sayang Allah terpancar dari Hadits Qudsi (Firman Allah yang tidak dicantumkan dalam Al Qur&#8217;an, tetapi di Hadits dengan redaksi dari Nabi):</p>
<h2 align="justify">عَنْ أَبِي ذَرٍّ اْلغِفَارِي, عَنْ النّبِيّ صلى الله عليه وسلم. فِيمَا رَوَىَ عَنِ اللّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَىَ أَنّهُ قَالَ: «يَا عِبَادِي إِنّي حَرّمْتُ الظّلْمَ عَلَىَ نَفْسِي. وَجَعَلْتُهُ بَيْنَكُمْ مُحَرّماً. فَلاَ تَظَالَمُوا.<br />
يَا عِبَادِي كُلّكُمْ ضَالّ إِلاّ مَنْ هَدَيْتُهُ. فَاسْتَهْدُونِي أَهْدِكُمْ. يَا عِبَادِي كُلّكُمْ جَائِعٌ إِلاّ مَنْ أَطْعَمْتُهُ. فَاسْتَطْعِمُونِي أُطْعِمْكُمْ.<br />
يَا عِبَادِي كُلّكُمْ عَارٍ إِلاّ مَنْ كَسَوْتُهُ. فَاسْتَكْسُونِي أَكْسُكُمْ.<br />
يَا عِبَادِي إِنّكُمْ تُخْطِئُونَ بِاللّيْلِ وَالنّهَارِ, وَأَنَا أَغْفِرُ الذّنُوبَ جَمِيعاً. فَاسْتَغْفِرُونِي أَغْفِرُ لَكُمْ.<br />
يَا عِبَادِي إِنّكُمْ لَنْ تَبْلُغُوا ضَرّي فَتَضُرّونِي. وَلَنْ تَبْلُغُوا نَفْعِي فَتَنْفَعُونِي.<br />
يَا عِبَادِي لَوْ أَنّ أَوّلَكُمْ وَآخِرَكُمْ, وَإِنْسَكُمْ وَجِنّكُمْ. كَانُوا عَلَىَ أَتْقَىَ قَلْبِ رَجُلٍ وَاحِدٍ مِنْكُمْ. مَا زَادَ ذَلِكَ فِي مُلْكِي شَيْئاً.<br />
يَا عِبَادِي لَوْ أَنّ أَوّلَكُمْ وَآخِرَكُمْ. وَإِنْسَكُمْ وَجِنّكُمْ. كَانُوا عَلَىَ أَفْجَرِ قَلْبِ رَجُلٍ وَاحِدٍ. مَا نَقَصَ ذَلِكَ مِنْ مُلْكِي شَيْئاً. يَا عِبَادِي لَوْ أَنّ أَوّلَكُمْ وَآخِرَكُمْ. وَإِنْسَكُمْ وَجِنّكُمْ. قَامُوا فِي صَعِيدٍ وَاحِدٍ فَسَأَلُونِي. فَأَعْطَيْتُ كُلّ إِنْسَانٍ مَسْأَلَتَهُ. مَا نَقَصَ ذَلِكَ مِمّا عِنْدِي إِلاّ كَمَا يَنْقُصُ الْمِخْيَطُ إِذَا أُدْخِلَ الْبَحْرَ.<br />
يَا عِبَادِي إِنّمَا هِيَ أَعْمَالُكُمْ أُحْصِيهَا لَكُمْ. ثُمّ أُوَفّيكُمْ إِيّاهَا. فَمَنْ وَجَدَ خَيْراً فَلْيَحْمَدِ اللّهَ. وَمَنْ وَجَدَ غَيْرَ ذَلِكَ فَلاَ يَلُومَنّ إِلاّ نَفْسَهُ».</h2>
<p style="text-align: justify;" align="justify">Dari Abu Dzarr al-Ghifary RA., dari Nabi SAW., dalam apa yang diriwayatkannya dari Rabb-nya ‘Azza Wa Jalla bahwasanya Dia berfirman,<br />
<em>“Wahai para hamba-Ku, sesungguhnya telah Aku haramkan atas diri-Ku perbuatan zhalim dan Aku jadikan ia diharamkan di antara kamu; maka janganlah kalian saling berbuat zhalim.</em></p>
<p style="text-align: justify;">Wahai para hamba-Ku, setiap kalian adalah sesat kecuali orang yang telah Aku beri petunjuk; maka mintalah petunjuk kepada-Ku, niscaya Aku beri kalian petunjuk.</p>
<p style="text-align: justify;">Wahai para hamba-Ku, setiap kalian itu adalah lapar kecuali orang yang telah Aku beri makan; maka mintalah makan kepada-Ku, niscaya Aku beri kalian makan.</p>
<p style="text-align: justify;">Wahai para hamba-Ku, setiap kalian adalah telanjang kecuali orang yang telah Aku beri pakaian; maka mintalah pakaian kepada-Ku, niscaya Aku beri kalian pakaian.</p>
<p style="text-align: justify;">Wahai para hamba-Ku, sesungguhnya kalian berbuat kesalahan di malam dan siang hari sedangkan Aku mengampuni semua dosa; maka minta ampunlah kepada-Ku, niscaya Aku ampuni kalian.</p>
<p style="text-align: justify;">Wahai para hamba-Ku sesungguhnya kalian tidak akan mampu menimpakan bahaya kepada-Ku sehingga kalian bisa membayakan-Ku dan tidak akan mampu menyampaikan manfa’at kepada-Ku sehingga kalian bisa memberi manfa’at pada-Ku.</p>
<p style="text-align: justify;">Wahai para hamba-Ku, andaikata hati generasi terdahulu dan akhir dari kalian, golongan manusia dan jin kalian sama seperti hati orang paling takwa di antara kamu (mereka semua adalah ahli kebajikan dan takwa), maka hal itu (keta’atan yang diperbuat makhluk-red.,) tidaklah menambah sesuatu pun dari kekuasaan-Ku</p>
<p style="text-align: justify;">Wahai para hamba-Ku, andaikata hati generasi terdahulu dan akhir dari kalian, golongan manusia dan jin kalian sama seperti hati orang paling fajir (bejad) di antara kalian (mereka semua ahli maksiat dan bejad), maka hal itu (kemaksiatan yang mereka perbuat-red.,) tidaklah mengurangi sesuatu pun dari kekuasaan-Ku.</p>
<p style="text-align: justify;">Wahai para hamba-Ku, andaikata generasi terdahulu dan akhir dari kalian, golongan manusia dan jin kalian berada di bumi yang satu (satu lokasi), lalu meminta kepada-Ku, lantas Aku kabulkan permintaan masing-masing mereka, maka hal itu tidaklah mengurangi apa yang ada di sisi-Ku kecuali sebagaimana jarum bila dimasukkan ke dalam lautan.</p>
<p style="text-align: justify;">Wahai para hamba-Ku, sesungguhnya ia hanyalah perbuatan-perbuatan kalian yang aku perhitungkan bagi kalian kemudian Aku cukupkan buat kalian; barangsiapa yang mendapatkan kebaikan, maka hendaklah ia memuji Allah dan barangsiapa yang mendapatkan selain itu, maka janganlah ia mencela selain dirinya sendiri.”(HR.Muslim)</p>
<p style="text-align: justify;">Dari Anas bin Malik ra dia berkata: Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Alloh SWT berfirman, “Wahai anak Adam, sepanjang engkau memohon kepada-Ku dan berharap kepada-Ku akan Aku ampuni apa yang telah kamu lakukan. Aku tidak peduli. Wahai anak Adam, jika dosa-dosamu setinggi awan di langit kemudian engkau meminta ampunan kepada-Ku akan Aku ampuni. Wahai anak Adam, sesungguhnya jika engkau datang membawa kesalahan sebesar dunia, kemudian engkau datang kepada-Ku tanpa menyekutukan Aku dengan sesuatu apapun, pasti Aku akan datang kepadamu dengan ampunan sebesar itu pula.” (HR. Tirmidzi, ia berkata, ”hadits ini hasan shahih.”)</p>
<p>Agar disayang Allah, hendaknya kita menyayangi yang ada di muka bumi baik itu manusia, hewan, tumbuhan, dan alam ini:</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Orang yang belas kasihan akan dikasihi Arrahman (Yang Maha Pengasih), karena itu kasih sayangilah yang di muka bumi, niscaya kamu dikasih-sayangi mereka yang di langit. (HR. Bukhari)</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Hadis riwayat Jarir bin Abdullah ra. dia berkata:</strong><br />
<strong> Rasulullah saw. bersabda: Barang siapa tidak menyayangi manusia, maka Allah tidak akan menyayanginya. (Shahih Muslim No.4283)</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Demi yang jiwaku dalam genggamanNya. Kamu tidak dapat masuk surga kecuali harus beriman dan tidak beriman kecuali harus saling menyayangi. Maukah aku tunjukkan sesuatu bila kamu lakukan niscaya kamu saling berkasih sayang? Sebarkan salam di antara kamu. (HR. Muslim)</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Allah Ta&#8217;ala berfirman: &#8220;Katakanlah -wahai Muhammad-, jikalau engkau semua mencintai Allah, maka ikutilah saya, tentu engkau semua dicintai oleh Allah, serta Allah mengampuni dosamu semua dan Allah itu adalah Maha Pengampun lagi Penyayang.&#8221; (Ali-Imran: 31)</p>
<p><span style="color: #003300;"><strong>Berikut doa Nabi Daud agar disayang Allah:</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #003300;"><strong>Rasulullah SAW bersabda: “Di antara doa Nabi Daud AS ialah: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepadaMu cintaMu dan cinta orang-orang yang mencintaiMu dan aku memohon kepadaMu perbuatan yang dapat mengantarku kepada cintaMu. Ya Allah, jadikanlah cintaMu lebih kucintai daripada diriku dan keluargaku serta air dingin.” Dan bila Rasulullah SAW mengingat Nabi Daud AS beliau menggelarinya sebaik-baik manusia dalam beribadah kepada Allah.” (HR Tirmidzi 3412)</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;">Allah begitu sayang kepada HambaNya sehingga meski kebaikannya hanya sebesar dzarrah/atom, Allah akan membalasnya selama orang itu beriman kepadaNa.</p>
<p style="text-align: justify;">Hadis riwayat Abu Said Al-Khudri ra.:<br />
Bahwa kaum muslimin pada masa Rasulullah saw. bertanya: Wahai Rasulullah, apakah kami dapat melihat Tuhan kami di hari kiamat? Rasulullah saw. bersabda: Ya! Kemudian beliau melanjutkan: Apakah kalian terhalang melihat matahari di siang hari yang cerah, yang tidak ada awan sedikit pun? Apakah kalian terhalang melihat bulan pada malam purnama yang cerah tanpa awan sedikit pun? Kaum muslimin menjawab: Tidak, wahai Rasulullah. Rasulullah saw. bersabda: Kalian tidak akan terhalang melihat Allah Taala pada hari kiamat, sebagaimana kalian tidak terhalang melihat salah satu dari matahari dan bulan. Ketika hari kiamat terjadi, ada penyeru yang mengumumkan: Setiap umat hendaklah mengikuti apa yang dahulu disembah. Maka tidak tersisa orang-orang yang dahulu menyembah selain Allah yakni berhala, kecuali mereka berjatuhan ke dalam neraka. Hingga yang tinggal hanya orang-orang yang menyembah Allah ada yang baik dan ada yang jahat serta sisa-sisa Ahli Kitab, maka dipanggillah orang-orang Yahudi. Mereka ditanya: Apa yang dahulu kalian sembah? Mereka menjawab: Kami menyembah Uzair anak Allah. Dikatakan: Kalian salah! Allah tidak menjadikan seorang pun sebagai sahabat atau anak. Lalu apa yang kalian inginkan? Mereka menjawab: Kami haus, ya Tuhan kami berilah kami minum. Lalu ditunjukkan pada mereka: Kenapa kalian tidak datang ke sana? Mereka digiring ke neraka, seolah-olah neraka itu fatamorgana yang saling menghancurkan. Mereka pun berjatuhan ke dalam neraka. Kemudian orang-orang Kristen dipanggil. Mereka ditanya: Apa yang dahulu kalian sembah? Mereka menjawab: Kami menyembah Isa Almasih anak Allah. Dikatakan kepada mereka: Kalian salah! Allah tidak menjadikan seorang pun sebagai sahabat atau anak. Apa yang kalian inginkan? Mereka menjawab: Kami haus ya Tuhan, berilah kami minum. Lalu ditunjukkan pada mereka: Kenapa kalian tidak datang ke sana? Mereka digiring ke neraka Jahanam, seolah-olah neraka itu fatamorgana yang saling menghancurkan. Mereka pun berguguran ke dalam neraka. Ketika yang tinggal hanya orang-orang yang dahulu menyembah Allah Taala (yang baik dan yang jahat), maka Allah datang kepada mereka dalam bentuk yang lebih rendah daripada bentuk yang mereka ketahui. Dia berfirman: Apa yang kalian tunggu? Setiap umat mengikuti apa yang dahulu disembah. Mereka mengucapkan: Ya Tuhan kami, di dunia kami memisahkan diri dari orang-orang yang sebenarnya sangat kami butuhkan (untuk membantu kehidupan di dunia) dan kami tidak mau berkawan dengan mereka (karena menyimpang dari jalan yang digariskan oleh agama). Allah berfirman: Akulah Tuhan kalian! Mereka mengucap: Kami mohon perlindungan kepada Allah darimu. Kami tidak akan menyekutukan Allah dengan apapun (ini diucapkan dua atau tiga kali), sampai sebagian mereka hampir-hampir berubah (berbalik dari kebenaran, karena cobaan berat yang berlaku saat itu). Allah berfirman: Apakah antara kalian dan Dia ada tanda-tanda, sehingga dengan demikian kalian dapat mengenal-Nya? Mereka menjawab: Ya, ada. Lalu disingkapkanlah keadaan yang mengerikan itu. Setiap orang yang hendak bersujud kepada Allah dengan keinginan sendiri, pasti mendapat izin Allah. Sedangkan orang yang akan bersujud karena takut atau pamer, tentu Allah menjadikan punggungnya menyatu (sehingga tidak dapat sujud). Setiap kali hendak sujud, ia terjungkal pada tengkuknya. Kemudian mereka mengangkat kepala mereka, sementara itu Allah telah berganti rupa dalam bentuk yang mereka lihat pertama kali. Allah berfirman: Akulah Tuhan kalian. Mereka menyahut: Engkau Tuhan kami. Kemudian suatu jembatan dibentangkan di atas neraka Jahanam dan syafaat diperbolehkan. Mereka berkata: Ya Allah, selamatkanlah, selamatkanlah. Ada yang bertanya: Ya Rasulullah, apakah jembatan itu? Rasulullah saw. bersabda: Tempat berpijak yang licin (menggelincirkan). Padanya terdapat besi berkait dan besi berduri. Di Najed ada tumbuhan berduri yang disebut Sakdan. Seperti itulah besi-besi berkaitnya. Orang-orang mukmin melewati jembatan tersebut ada yang secepat kejapan mata, ada yang seperti kilat, seperti angin, seperti burung, seperti kuda atau unta yang kencang larinya. Mereka terbagi menjadi tiga kelompok, golongan selamat sama sekali, golongan yang terkoyak-koyak tapi dapat bebas dan golongan yang terjerumus ke dalam neraka Jahanam. Pada saat orang-orang mukmin telah terbebas dari neraka, maka demi Zat yang menguasai diriku, tidak ada orang yang sangat menaruh perhatian dalam meraih kebenaran, melebihi orang-orang mukmin yang mencari kebenaran kepada Allah demi kepentingan saudara-saudara mereka yang masih berada di neraka. Mereka berkata: Wahai Tuhan kami, mereka dahulu berpuasa bersama kami, salat dan beribadah haji. Lalu difirmankan kepada mereka: Keluarkanlah orang-orang yang kalian kenal. Maka wajah mereka diharamkan atas neraka. Mereka mengeluarkan banyak orang dari neraka. Ada yang sudah terbakar hingga separuh betisnya dan ada yang sudah sampai ke lututnya. Orang-orang mukmin itu berkata: Ya Tuhan kami, di dalam neraka tidak ada lagi seorang pun yang Engkau perintahkan untuk dikeluarkan. Allah berfirman: Kembalilah (lihatlah kembali)! Barang siapa yang kalian temukan di hatinya ada kebaikan meski hanya seberat dinar. Keluarkanlah. Kemudian mereka dapat mengeluarkan banyak orang. Lalu mereka berkata: Ya Tuhan kami! Kami tidak tahu apakah di neraka masih ada orang yang Engkau perintahkan untuk dikeluarkan. Allah berfirman: Kembalilah (lihatlah kembali)! Barang siapa yang kalian temukan di hatinya ada kebaikan maski hanya seberat setengah dinar, keluarkanlah. Mereka dapat mengeluarkan lagi banyak orang. Setelah itu mereka berkata: Ya Tuhan kami! Kami tidak tahu, apakah di sana masih ada seseorang yang Engkau perintahkan untuk dikeluarkan. Allah berfirman: Kembalilah (lihatlah kembali)! Barang siapa yang kalian temukan di dalam hatinya terdapat kebaikan meski hanya seberat atom, keluarkanlah. Lagi-lagi mereka dapat mengeluarkan banyak orang. Kemudian mereka berkata: Ya Tuhan kami. Kami tidak tahu apakah di sana masih ada pemilik kebaikan. Abu Said Al-Khudri berkata: Jika kalian tidak mempercayaiku mengenai hadis ini, maka bacalah firman Allah: Sesungguhnya Allah tidak menganiaya seseorang walaupun sebesar atom. Dan jika ada kebaikan sebesar atom, niscaya Allah akan melipat-gandakannya dan memberikan dari sisi-Nya pahala yang besar. Allah Taala berfirman: Para malaikat telah memohon syafaat, para nabi telah memohon syafaat dan orang-orang mukmin juga telah memohon syafaat. Yang tinggal hanyalah Zat yang Maha Penyayang di antara semua yang penyayang. Lalu Allah mengambil dari neraka dan mengeluarkan dari sana sekelompok orang yang sama sekali tidak pernah beramal baik. (Saat itu) mereka telah menjadi arang hitam. Mereka dilempar ke sebuah sungai dekat mulut surga, yang disebut Sungai Kehidupan. Kemudian mereka keluar seperti tumbuhan kecil keluar dari lumpur banjir. Bukankah kalian sering melihat tumbuhan kecil di sela-sela batu atau pohon, di mana bagian yang terkena sinar matahari akan berwarna sedikit kuning dan hijau, sedangkan yang berada di keteduhan menjadi putih? Para sahabat menyela: Seolah-olah baginda dahulu pernah menggembala di dusun. Rasulullah saw. meneruskan: Lalu mereka keluar bagaikan mutiara. Di leher mereka ada kalung, sehingga para ahli surga dapat mengenali mereka. Mereka adalah orang-orang yang dibebaskan Allah, yang dimasukkan oleh Allah ke dalam surga, tanpa amal yang mereka kerjakan dan tanpa kebaikan yang mereka lakukan. Kemudian Allah berfirman: Masuklah kalian ke dalam surga. Apapun yang kalian lihat, itu adalah untuk kalian. Mereka berkata: Ya Tuhan kami, Engkau telah memberi kami pemberian yang belum pernah Engkau berikan kepada seorang pun di antara orang-orang di seluruh alam. Allah berfirman: Di sisiku ada pemberian untuk kalian yang lebih baik daripada pemberian ini. Mereka berkata: Ya Tuhan kami, apa lagi yang lebih baik daripada pemberian ini? Allah berfirman: Rida-Ku, sehingga Aku tidak akan murka kepada kalian sesudah itu, selamanya. (Shahih Muslim No.269)</p>
<p style="text-align: justify;">Agar disayang Allah, hendaknya kita senantiasa saling sayang-menyayangi. Seorang Muslim tidak akan mencari atau berburuk sangka kepada sesama Muslim dengan dalih apa pun. Tidak sepantasnya seorang Muslim berlaku keji hanya karena beda paham/aliran:</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #003300;"><strong>Allah Ta&#8217;ala berfirman pula: &#8220;Hai sekalian orang yang beriman, siapa yang bermurtad dari agamanya, maka Allah akan mendatangkan kaum yang dicintai olehNya dan merekapun mencintaiNya. Mereka itu bersikap lemah lembut kepada kaum mu&#8217;minin dan bersikap keras terhadap kaum kafirin. Mereka berjihad fisabilillah dan tidak takut celaan orang yang suka mencela. Demikian itulah keutamaan Allah, dikurniakan olehNya kepada siapa yang dikehendakiNya dan Allah adalah Maha Luas KaruniaNya serta Maha Mengetahui.&#8221; (al-Maidah: 54)</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;">Dari Abu Hurairah r.a., katanya: &#8220;Rasulullah s.a.w. bersabda: &#8220;Sesungguhnya Allah Ta&#8217;ala berfirman -dalam hadits Qudsi: &#8220;Barangsiapa yang memusuhi kekasihKu, maka Aku memberitahukan padanya bahwa ia akan Kuperangi -Kumusuhi. Tidaklah seorang hambaKu itu mendekat padaKu dengan sesuatu yang amat Kucintai lebih daripada apabila ia melakukan apa-apa yang telah Kuwajibkan padanya. Tidaklah seorang hambaKu itu mendekat padaKu dengan melakukan hal-hal yang sunnah, sehingga akhirnya Aku mencintainya. Apabila Aku telah mencintainya, maka Akulah telinganya yang ia pakai untuk mendengarkan, Akulah matanya yang ia pakai untuk melihat, Akulah tangannya yang ia pakai untuk mengambil dan Aku pulalah kakinya yang ia pakai untuk berjalan. Jikalau ia meminta sesuatu padaKu, pasti Kuberi dan jikalau ia mohon perlindungan padaKu, pasti Kulindungi.&#8221; (Riwayat Imam Bukhari)</p>
<p style="text-align: justify;">Dari Abu Hurairah r.a. pula dari Nabi s.a.w., sabdanya: &#8220;Jikalau Allah Ta&#8217;ala itu mencintai seorang hamba, maka Dia memanggil Jibril untuk memberitahukan bahwa Allah mencintai si Fulan, maka cintailah olehmu -hai Jibril- si Fulan itu. Jibril lalu mencintainya, kemudian ia mengundang kepada seluruh penghuni langit memberitahukan bahwa Allah mencintai si Fulan, maka cintailah olehmu semua -hai penghuni-penghuni langit- si Fulan itu. Para penghuni langitpun lalu mencintainya. Setelah itu diletakkanlah penerimaan baginya -yang dimaksudkan ialah kecintaan padanya- di kalangan penghuni bumi.&#8221; (Muttafaq &#8216;alaih) Dalam riwayat Imam Muslim disebutkan: Rasulullah s.a.w. bersabda: &#8220;Sesungguhnya Allah Ta&#8217;ala apabila mencintai seorang hamba, lalu memanggil Jibril kemudian berfirman: &#8220;Sesungguhnya Saya mencintai si Fulan, maka cintailah ia.&#8221; Jibril lalu mencintainya. Seterusnya Jibril memanggil pada seluruh penghuni langit lalu berkata: &#8220;Sesungguhnya Allah mencintai si Fulan, maka cintailah olehmu semua si Fulan itu.&#8221; Orang itupun lalu dicintai oleh para penghuni langit. Selanjutnya diletakkanlah penerimaan -kecintaan- itu baginya dalam hati para penghuni bumi. Dan jikalau Allah membenci seorang hamba, maka dipanggillah Jibril lalu berfirman: &#8220;Sesungguhnya Saya membenci si Fulan itu, maka bencilah engkau padanya.&#8221; Jibril lalu membencinya, kemudian ia memanggil semua penghuni langit sambil berkata: &#8220;Sesungguhnya Allah membenci si Fulan, maka bencilah engkau semua padanya.&#8221; Selanjutnya diletakkanlah rasa kebencian itu dalam hati para penghuni bumi.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Hendaknya kita selalu berbaik sangka kepada Allah:</p>
<p style="text-align: justify;">Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: Allah Taala berfirman: Aku sesuai dengan persangkaan hamba-Ku terhadap-Ku dan Aku selalu bersamanya ketika dia mengingat-Ku. Apabila dia mengingat-Ku dalam dirinya, maka Aku pun akan mengingatnya dalam diri-Ku. Apabila dia mengingat-Ku dalam suatu jemaah manusia, maka Aku pun akan mengingatnya dalam suatu kumpulan makhluk yang lebih baik dari mereka. Apabila dia mendekati-Ku sejengkal, maka Aku akan mendekatinya sehasta. Apabila dia mendekati-Ku sehasta, maka Aku akan mendekatinya sedepa. Dan apabila dia datang kepada-Ku dengan berjalan, maka Aku akan datang kepadanya dengan berlari. (Shahih Muslim No.4832)</p>
<p style="text-align: justify;">Silahkan baca juga:</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://media-islam.or.id/category/iman/iman-kepada-allah/">http://media-islam.or.id/category/iman/iman-kepada-allah</a></p>
<h2>Referensi:</h2>
<p><a href="http://bundahenny.blogspot.com/2008/02/allah-maha-pengampun-dan-penyayang.html">http://bundahenny.blogspot.com/2008/02/allah-maha-pengampun-dan-penyayang.html</a></p>
<p><a href="http://unityofislam.blogspot.com/2011/06/doa-nabi-daud-agar-di-sayang-allah.html">http://unityofislam.blogspot.com/2011/06/doa-nabi-daud-agar-di-sayang-allah.html</a></p>
<div class="shr-publisher-2270"></div><!-- Start Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><div class='shareaholic-like-buttonset' style='float:none;height:30px;'><a class='shareaholic-fblike' data-shr_layout='button_count' data-shr_showfaces='false' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2011%2F09%2F21%2Fallah-maha-penyayang-ar-rahiim-%25d8%25a7%25d9%2584%25d8%25b1%25d9%258e%25d9%2591%25d8%25ad%25d9%2590%25d9%258a%25d9%2585%25d9%2590%2F' data-shr_title='Allah+Maha+Penyayang+%28Ar+Rahiim+%2F+%D8%A7%D9%84%D8%B1%D9%8E%D9%91%D8%AD%D9%90%D9%8A%D9%85%D9%90+%29'></a><a class='shareaholic-fbsend' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2011%2F09%2F21%2Fallah-maha-penyayang-ar-rahiim-%25d8%25a7%25d9%2584%25d8%25b1%25d9%258e%25d9%2591%25d8%25ad%25d9%2590%25d9%258a%25d9%2585%25d9%2590%2F'></a><a class='shareaholic-googleplusone' data-shr_size='medium' data-shr_count='true' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2011%2F09%2F21%2Fallah-maha-penyayang-ar-rahiim-%25d8%25a7%25d9%2584%25d8%25b1%25d9%258e%25d9%2591%25d8%25ad%25d9%2590%25d9%258a%25d9%2585%25d9%2590%2F' data-shr_title='Allah+Maha+Penyayang+%28Ar+Rahiim+%2F+%D8%A7%D9%84%D8%B1%D9%8E%D9%91%D8%AD%D9%90%D9%8A%D9%85%D9%90+%29'></a><a class='shareaholic-tweetbutton' data-shr_count='none' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2011%2F09%2F21%2Fallah-maha-penyayang-ar-rahiim-%25d8%25a7%25d9%2584%25d8%25b1%25d9%258e%25d9%2591%25d8%25ad%25d9%2590%25d9%258a%25d9%2585%25d9%2590%2F' data-shr_title='Allah+Maha+Penyayang+%28Ar+Rahiim+%2F+%D8%A7%D9%84%D8%B1%D9%8E%D9%91%D8%AD%D9%90%D9%8A%D9%85%D9%90+%29'></a></div><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><!-- End Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-islam.or.id/2011/09/21/allah-maha-penyayang-ar-rahiim-%d8%a7%d9%84%d8%b1%d9%8e%d9%91%d8%ad%d9%90%d9%8a%d9%85%d9%90/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Allah Maha Pengasih (الرَّحْمَنِ / Ar Rahman)</title>
		<link>http://media-islam.or.id/2011/09/04/allah-maha-pengasih-%d8%a7%d9%84%d8%b1%d9%8e%d9%91%d8%ad%d9%92%d9%85%d9%8e%d9%86%d9%90-ar-rahman/</link>
		<comments>http://media-islam.or.id/2011/09/04/allah-maha-pengasih-%d8%a7%d9%84%d8%b1%d9%8e%d9%91%d8%ad%d9%92%d9%85%d9%8e%d9%86%d9%90-ar-rahman/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Sep 2011 01:27:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nizami</dc:creator>
				<category><![CDATA[Iman Kepada Allah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://media-islam.or.id/?p=2198</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: center;">بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ</p> <p style="text-align: justify;">Dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Begitulah di  setiap surat Al Qur&#8217;an (kecuali surat At Taubah) dituliskan kalimat Basmallah.</p> <p style="text-align: justify;">Allah Maha Pengasih.</p> <p style="text-align: justify;">Kelihatannya begitu ringan. Namun mari kita dalami maknanya.</p> <p style="text-align: justify;">“Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- Start Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><!-- End Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><p style="text-align: center;"><span style="color: #000000; font-family: 'Traditional Arabic'; font-size: x-large;">بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ</span></p>
<p style="text-align: justify;">Dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Begitulah di  setiap surat Al Qur&#8217;an (kecuali surat At Taubah) dituliskan kalimat Basmallah.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://syiarislam.files.wordpress.com/2011/08/ikan.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1843" title="ikan" src="http://syiarislam.files.wordpress.com/2011/08/ikan.jpg" alt="" width="259" height="190" /></a>Allah Maha Pengasih.</p>
<p style="text-align: justify;">Kelihatannya begitu ringan. Namun mari kita dalami maknanya.</p>
<p style="text-align: justify;">“Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur.” (QS. An Nahl: 78)</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-2198"></span>“Dan Dialah yang telah menciptakan bagi kamu sekalian, pendengaran, penglihatan dan hati. Amat sedikitlah kamu bersyukur” [Al Mu’minuun 78]</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Katakanlah: &#8220;Siapakah yang memberi rezki kepadamu dari langit dan bumi, atau siapakah yang kuasa (menciptakan) pendengaran dan penglihatan, dan siapakah yang mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup dan siapakah yang mengatur segala urusan?&#8221; Maka mereka akan menjawab: &#8220;Allah.&#8221; Maka katakanlah &#8220;Mangapa kamu tidak bertakwa kepada-Nya)?&#8221; [Yunus 31]</p>
<p style="text-align: justify;">Coba kita renungi diri kita. Siapakah yang telah menciptakan kedua mata kita? Kedua telinga kita? Mulut kita? Kaki dan tangan kita? Allah bukan? Mengapakah kita tidak mau bersyukur?</p>
<p style="text-align: justify;">Allah yang menurunkan air sehingga kita bisa memakainya untuk minum, mandi, mencuci, dan sebagainya:<br />
&#8220;Maka terangkanlah kepadaku tentang air yang kamu minum. Kamukah yang menurunkannya dari awan ataukah Kami yang menurunkan?&#8221; [Al Waqi'ah 68-69]</p>
<p style="text-align: justify;">Setiap hari kita minum sekitar 8 gelas sehari. Jika kita beli Aqua gelas, berarti Rp 4 ribu/hari habis untuk minum. Dalam 60 tahun, sebesar Rp 87,6 juta (40 ribu dinar) kita habiskan untuk air minum. Jika air PAM per bulannya Rp 240 ribu, berarti dalam 60 tahun kita menghabiskan Rp 174 juta lebih untuk air PAM. Jika tak bayar, anda tak bisa minum dan saluran PAM diputus.</p>
<p style="text-align: justify;">Sedang Allah memberi kita air secara cuma-cuma. Tidakkah Allah itu Maha Pengasih?</p>
<p style="text-align: justify;">Allah juga yang menciptakan tanam-tanaman yang kita makan seperti padi, gandum, kurma, dan sebagainya:</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Maka terangkanlah kepadaku tentang yang kamu tanam? Kamukah yang menumbuhkannya ataukah Kami yang menumbuhkannya?&#8221; [Al Waqi'ah 63-64]</p>
<p style="text-align: justify;">Bayangkan jika Allah tidak menciptakan tanaman yang menjadi makanan kita seperti padi. Bagaimana nasib kita? Masihkan kita meragukan sifat Pengasih Allah?</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://syiarislam.files.wordpress.com/2011/08/ternak.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-1844" title="ternak" src="http://syiarislam.files.wordpress.com/2011/08/ternak.jpg" alt="" width="256" height="191" /></a>Allah yang menciptakan langit dan bumi dan makhluk-makhluk yang ada di situ:<br />
&#8220;Dan di antara ayat-ayat (tanda-tanda kekuasaan) -Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan makhluk-makhluk yang melata yang Dia sebarkan pada keduanya. Dan Dia Maha Kuasa mengumpulkan semuanya apabila dikehendaki-Nya.&#8221; [Asy Syura' 29]</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagian binatang itu bisa kita makan seperti sapi, kambing, ayam, ikan, dan sebagainya. Sebagian lain seperti unta dan kuda bisa kita tunggangi. Dan banyak lagi yang lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Allah memberikan segalanya untuk kita. Mulai dari bumi, langit, tubuh kita, makanan, harta, orang tua, pasangan hidup, dan juga anak cucu. Jika kita coba hitung nikmat yang telah Allah berikan kepada kita, niscaya kita tidak akan sanggup!</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dari segala apa yang kamu mohonkan kepadanya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu, sangat lalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).&#8221; [Ibrahim 34]</p>
<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://media-islam.or.id/2011/09/04/allah-maha-pengasih-%d8%a7%d9%84%d8%b1%d9%8e%d9%91%d8%ad%d9%92%d9%85%d9%8e%d9%86%d9%90-ar-rahman/"><img src="http://img.youtube.com/vi/k4RrqjTbTAg/2.jpg" alt="" /></a></span>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Dia menciptakan langit dan bumi dengan hak. Maha Tinggi Allah daripada apa yang mereka persekutukan.<br />
Dia telah menciptakan manusia dari mani, tiba-tiba ia menjadi pembantah yang nyata.<br />
Dan Dia telah menciptakan binatang ternak untuk kamu; padanya ada (bulu) yang menghangatkan dan berbagai-bagai manfaat, dan sebagiannya kamu makan.<br />
Dan kamu memperoleh pandangan yang indah padanya, ketika kamu membawanya kembali ke kandang dan ketika kamu melepaskannya ke tempat penggembalaan.<br />
Dan ia memikul beban-bebanmu ke suatu negeri yang kamu tidak sanggup sampai kepadanya, melainkan dengan kesukaran-kesukaran (yang memayahkan) diri. Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Maha Pengasih lagi Maha Penyayang,<br />
dan (Dia telah menciptakan) kuda, bagal, dan keledai, agar kamu menungganginya dan (menjadikannya) perhiasan. Dan Allah menciptakan apa yang kamu tidak mengetahuinya.<br />
Dan hak bagi Allah (menerangkan) jalan yang lurus, dan di antara jalan-jalan ada yang bengkok. Dan jikalau Dia menghendaki, tentulah Dia memimpin kamu semuanya (kepada jalan yang benar).<br />
Dia-lah, Yang telah menurunkan air hujan dari langit untuk kamu, sebagiannya menjadi minuman dan sebagiannya (menyuburkan) tumbuh-tumbuhan, yang pada (tempat tumbuhnya) kamu menggembalakan ternakmu.<br />
Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanam-tanaman; zaitun, kurma, anggur dan segala macam buah-buahan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memikirkan.<br />
Dan Dia menundukkan malam dan siang, matahari dan bulan untukmu. Dan bintang-bintang itu ditundukkan (untukmu) dengan perintah-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memahami (nya),<br />
dan Dia (menundukkan pula) apa yang Dia ciptakan untuk kamu di bumi ini dengan berlain-lainan macamnya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang mengambil pelajaran.<br />
Dan Dia-lah, Allah yang menundukkan lautan (untukmu) agar kamu dapat memakan daripadanya daging yang segar (ikan), dan kamu mengeluarkan dari lautan itu perhiasan yang kamu pakai; dan kamu melihat bahtera berlayar padanya, dan supaya kamu mencari (keuntungan) dari karunia-Nya, dan supaya kamu bersyukur.<br />
Dan Dia menancapkan gunung-gunung di bumi supaya bumi itu tidak guncang bersama kamu, (dan Dia menciptakan) sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk,<br />
dan (Dia ciptakan) tanda-tanda (penunjuk jalan). Dan dengan bintang-bintang itulah mereka mendapat petunjuk.<br />
Maka apakah (Allah) yang menciptakan itu sama dengan yang tidak dapat menciptakan (apa-apa)? Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran.<br />
Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.&#8221; [An Nahl 3-18]</p>
<p style="text-align: justify;">
<p>Silahkan baca artikel lainnya di:</p>
<p><a href="http://media-islam.or.id/category/iman/iman-kepada-allah/">http://media-islam.or.id/category/iman/iman-kepada-allah</a></p>
<div class="shr-publisher-2198"></div><!-- Start Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><div class='shareaholic-like-buttonset' style='float:none;height:30px;'><a class='shareaholic-fblike' data-shr_layout='button_count' data-shr_showfaces='false' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2011%2F09%2F04%2Fallah-maha-pengasih-%25d8%25a7%25d9%2584%25d8%25b1%25d9%258e%25d9%2591%25d8%25ad%25d9%2592%25d9%2585%25d9%258e%25d9%2586%25d9%2590-ar-rahman%2F' data-shr_title='Allah+Maha+Pengasih+%28%D8%A7%D9%84%D8%B1%D9%8E%D9%91%D8%AD%D9%92%D9%85%D9%8E%D9%86%D9%90+%2F+Ar+Rahman%29'></a><a class='shareaholic-fbsend' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2011%2F09%2F04%2Fallah-maha-pengasih-%25d8%25a7%25d9%2584%25d8%25b1%25d9%258e%25d9%2591%25d8%25ad%25d9%2592%25d9%2585%25d9%258e%25d9%2586%25d9%2590-ar-rahman%2F'></a><a class='shareaholic-googleplusone' data-shr_size='medium' data-shr_count='true' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2011%2F09%2F04%2Fallah-maha-pengasih-%25d8%25a7%25d9%2584%25d8%25b1%25d9%258e%25d9%2591%25d8%25ad%25d9%2592%25d9%2585%25d9%258e%25d9%2586%25d9%2590-ar-rahman%2F' data-shr_title='Allah+Maha+Pengasih+%28%D8%A7%D9%84%D8%B1%D9%8E%D9%91%D8%AD%D9%92%D9%85%D9%8E%D9%86%D9%90+%2F+Ar+Rahman%29'></a><a class='shareaholic-tweetbutton' data-shr_count='none' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2011%2F09%2F04%2Fallah-maha-pengasih-%25d8%25a7%25d9%2584%25d8%25b1%25d9%258e%25d9%2591%25d8%25ad%25d9%2592%25d9%2585%25d9%258e%25d9%2586%25d9%2590-ar-rahman%2F' data-shr_title='Allah+Maha+Pengasih+%28%D8%A7%D9%84%D8%B1%D9%8E%D9%91%D8%AD%D9%92%D9%85%D9%8E%D9%86%D9%90+%2F+Ar+Rahman%29'></a></div><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><!-- End Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-islam.or.id/2011/09/04/allah-maha-pengasih-%d8%a7%d9%84%d8%b1%d9%8e%d9%91%d8%ad%d9%92%d9%85%d9%8e%d9%86%d9%90-ar-rahman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Allah Al Qawiyyu القوى Maha Kuat</title>
		<link>http://media-islam.or.id/2011/07/31/allah-al-qawiyyu-%d8%a7%d9%84%d9%82%d9%88%d9%89-maha-kuat/</link>
		<comments>http://media-islam.or.id/2011/07/31/allah-al-qawiyyu-%d8%a7%d9%84%d9%82%d9%88%d9%89-maha-kuat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Aug 2011 02:36:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nizami</dc:creator>
				<category><![CDATA[Iman Kepada Allah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://media-islam.or.id/?p=2011</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Satu dari 99 Nama Allah yang baik (Asma&#8217;ul Husna) adalah</p> Al Qawiyyu     القوى     Maha Kuat <p style="text-align: justify;">Banyak orang, terutama kaum pria, ingin menjadi kuat. Tak jarang mereka habiskan berjam-jam waktunya (hingga 8 jam lebih) untuk latihan fisik di gym/fitness center agar bisa menjadi kuat. Bahkan ada yang minum doping/anabolic [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- Start Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><!-- End Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><p style="text-align: justify;">Satu dari 99 Nama Allah yang baik (Asma&#8217;ul Husna) adalah</p>
<h2 style="text-align: justify;">Al Qawiyyu     القوى     Maha Kuat</h2>
<p style="text-align: justify;">Banyak orang, terutama kaum pria, ingin menjadi kuat. Tak jarang mereka habiskan berjam-jam waktunya (hingga 8 jam lebih) untuk latihan fisik di gym/fitness center agar bisa menjadi kuat. Bahkan ada yang minum doping/anabolic steroid agar jadi sangat kuat. Mereka bangga jika disebut orang kuat.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun sekuat-kuatnya manusia, tidak ada yang melebihi kekuatan Allah yang Maha Kuat.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-2011"></span>Saat lahir, manusia merupakan bayi lemah yang tidak berdaya. Jangankan mengangkat barbel. Duduk pun dia tak sanggup. Begitu pula saat mati dan jadi tulang-belulang berserakan, manusia itu tak mampu berbuat apa-apa. Manusia itu amat lemah. Hanya Allah yang Maha Kuat!</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://agusnizami.files.wordpress.com/2011/08/kuat.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1732" title="kuat" src="http://agusnizami.files.wordpress.com/2011/08/kuat.jpg" alt="" width="468" height="690" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Allah mampu menciptakan jagat raya yang lebarnya 30 milyar tahun cahaya (ini baru perkiraan saat ini).</p>
<p style="text-align: justify;"><img src="http://syiarislam.files.wordpress.com/2010/03/ukuranantares.jpg" alt="" /></p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai contoh, bumi yang kelilingnya 40 ribu km ini cuma 0,13 detik cahaya kelilingnya. Lebar jagat raya 7 juta trilyun kali lebih panjang daripada keliling bumi. Jadi bisa kita bayangkan luasnya jagat raya. Itu baru langit ke 1. Belum langit ke 2, ke 3, hingga langit ke 7. Dan surga jauh lebih luas daripada dunia.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi bisa kita bayangkan kekuasaan/kekuatan Allah yang mampu menciptakan semuanya dalam sekejap hanya dengan berkata: &#8220;Kun!&#8221; (Jadilah!). Allah mampu mengangkat/memelihara jagat raya yang amat luas dan teramat berat ini dengan mudahnya hingga tidak jatuh berserakan.</p>
<p style="text-align: justify;">Bahkan petinju terbesar di dunia, Muhammad Ali, yang dulu sesumbar sebagai &#8220;The Greatest&#8221; setelah masuk Islam sadar dia bukan yang terbesar. Tetapi yang benar-benar terbesar adalah: Allah! Allahu Akbar! Allah Maha Besar!</p>
<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://media-islam.or.id/2011/07/31/allah-al-qawiyyu-%d8%a7%d9%84%d9%82%d9%88%d9%89-maha-kuat/"><img src="http://img.youtube.com/vi/RmaHGY7BEog/2.jpg" alt="" /></a></span>
<p>Muhammad Ali sendiri sekarang sudah tua dan melemah dan terkena penyakit Parkinson. Namun beliau beruntung sadar dan hidup sebagai seorang Muslim.</p>
<p>Mudah-mudahan dengan tulisan ini, kita jadi yakin bahwa Allah adalah Maha Kuat.</p>
<div class="shr-publisher-2011"></div><!-- Start Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><div class='shareaholic-like-buttonset' style='float:none;height:30px;'><a class='shareaholic-fblike' data-shr_layout='button_count' data-shr_showfaces='false' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2011%2F07%2F31%2Fallah-al-qawiyyu-%25d8%25a7%25d9%2584%25d9%2582%25d9%2588%25d9%2589-maha-kuat%2F' data-shr_title='Allah+Al+Qawiyyu+%D8%A7%D9%84%D9%82%D9%88%D9%89+Maha+Kuat'></a><a class='shareaholic-fbsend' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2011%2F07%2F31%2Fallah-al-qawiyyu-%25d8%25a7%25d9%2584%25d9%2582%25d9%2588%25d9%2589-maha-kuat%2F'></a><a class='shareaholic-googleplusone' data-shr_size='medium' data-shr_count='true' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2011%2F07%2F31%2Fallah-al-qawiyyu-%25d8%25a7%25d9%2584%25d9%2582%25d9%2588%25d9%2589-maha-kuat%2F' data-shr_title='Allah+Al+Qawiyyu+%D8%A7%D9%84%D9%82%D9%88%D9%89+Maha+Kuat'></a><a class='shareaholic-tweetbutton' data-shr_count='none' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2011%2F07%2F31%2Fallah-al-qawiyyu-%25d8%25a7%25d9%2584%25d9%2582%25d9%2588%25d9%2589-maha-kuat%2F' data-shr_title='Allah+Al+Qawiyyu+%D8%A7%D9%84%D9%82%D9%88%D9%89+Maha+Kuat'></a></div><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><!-- End Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-islam.or.id/2011/07/31/allah-al-qawiyyu-%d8%a7%d9%84%d9%82%d9%88%d9%89-maha-kuat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Video Bukti Tuhan itu Ada!</title>
		<link>http://media-islam.or.id/2011/04/25/video-bukti-tuhan-itu-ada/</link>
		<comments>http://media-islam.or.id/2011/04/25/video-bukti-tuhan-itu-ada/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Apr 2011 01:27:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nizami</dc:creator>
				<category><![CDATA[Iman Kepada Allah]]></category>
		<category><![CDATA[MITV]]></category>
		<category><![CDATA[TV Islami]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://media-islam.or.id/?p=1779</guid>
		<description><![CDATA[<p>Ini adalah klip video ceramah ringkas Bukti Tuhan itu ada. Adanya jagad raya serta keteraturan alam semesta merupakan bukti adanya Tuhan. Adanya Allah. Meski sederhana, semoga bermanfaat untuk menambah keimanan kita. Amiin</p> <p></p> <p>Silahkan lihat juga:</p> [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- Start Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><!-- End Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><p>Ini adalah klip video ceramah ringkas Bukti Tuhan itu ada.<br />
Adanya jagad raya serta keteraturan alam semesta merupakan bukti adanya Tuhan. Adanya Allah.<br />
Meski sederhana, semoga bermanfaat untuk menambah keimanan kita. Amiin</p>
<p><object style="height: 390px; width: 640px;" width="640" height="390"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/uhdy1fB8_4E?version=3" /><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowScriptAccess" value="always" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="640" height="390" src="http://www.youtube.com/v/uhdy1fB8_4E?version=3" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
<p><span id="more-1779"></span>Silahkan lihat juga:</p>
<p>http://media-islam.or.id/2007/09/06/bukti-tuhan-itu-ada</p>
<div class="shr-publisher-1779"></div><!-- Start Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><div class='shareaholic-like-buttonset' style='float:none;height:30px;'><a class='shareaholic-fblike' data-shr_layout='button_count' data-shr_showfaces='false' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2011%2F04%2F25%2Fvideo-bukti-tuhan-itu-ada%2F' data-shr_title='Video+Bukti+Tuhan+itu+Ada%21'></a><a class='shareaholic-fbsend' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2011%2F04%2F25%2Fvideo-bukti-tuhan-itu-ada%2F'></a><a class='shareaholic-googleplusone' data-shr_size='medium' data-shr_count='true' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2011%2F04%2F25%2Fvideo-bukti-tuhan-itu-ada%2F' data-shr_title='Video+Bukti+Tuhan+itu+Ada%21'></a><a class='shareaholic-tweetbutton' data-shr_count='none' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2011%2F04%2F25%2Fvideo-bukti-tuhan-itu-ada%2F' data-shr_title='Video+Bukti+Tuhan+itu+Ada%21'></a></div><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><!-- End Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-islam.or.id/2011/04/25/video-bukti-tuhan-itu-ada/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Allah Maha Hidup (Hayaat)</title>
		<link>http://media-islam.or.id/2011/04/05/allah-maha-hidup-hayaat/</link>
		<comments>http://media-islam.or.id/2011/04/05/allah-maha-hidup-hayaat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Apr 2011 00:56:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nizami</dc:creator>
				<category><![CDATA[Iman Kepada Allah]]></category>
		<category><![CDATA[Allah Maha Hidup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://media-islam.or.id/?p=1734</guid>
		<description><![CDATA[Satu sifat Allah adalah Maha Hidup (Hayaat). Sifat Allah ini berbeda dengan makhluknya, misalnya: manusia. Manusia meski saat ini hidup, namun sebelum dilahirkan mereka mati. Begitu pula saat tua, akhirnya mereka akan sekarat dan juga mati. Setiap makhluk/ciptaan Allah pasti akan merasakan mati: كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ثُمَّ إِلَيْنَا تُرْجَعُونَ <p style="text-align: justify;">&#8220;Tiap-tiap yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- Start Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><!-- End Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><div style="text-align: justify;">Satu sifat Allah adalah Maha Hidup (Hayaat). Sifat Allah ini berbeda dengan makhluknya, misalnya: manusia.</div>
<div style="text-align: justify;">Manusia meski saat ini hidup, namun sebelum dilahirkan mereka mati. Begitu pula saat tua, akhirnya mereka akan sekarat dan juga mati. Setiap makhluk/ciptaan Allah pasti akan merasakan mati:</div>
<h2 style="text-align: justify;">كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ثُمَّ إِلَيْنَا تُرْجَعُونَ</h2>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan.&#8221; [Al 'Ankabuut 57]</p>
<p style="text-align: justify;">Kita lihat bagaimana para pemimpin/raja-raja yang hebat seperti Fir’aun, Iskandar Agung, Julius Cesar, Jengis Khan, Hitler, dan sebagainya sudah tiada. Tergeletak dalam kubur sebagai tulang-belulang yang tidak berdaya. Sebelum lahir mereka tiada. Saat lahir, mereka bayi yang tidak berdaya yang tidak akan hidup jika tidak diberi makan oleh orang tuanya. Saat tua mereka jadi lemah dan kemudian mati tak berdaya. Kerajaan mereka sudah dimiliki orang lain.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-1734"></span></p>
<div style="text-align: justify;">
<p><a href="http://syiarislam.files.wordpress.com/2011/03/firaun.jpg"><img title="Raja Fir'aun " src="http://syiarislam.files.wordpress.com/2011/03/firaun.jpg" alt="" width="253" height="196" /></a>Raja Fir&#8217;aun yang Dulu Ditakuti Sekarang Terbaring Tak Berdaya</p>
</div>
<p style="text-align: justify;">Nabi Isa pun yang menurut orang Kristen disebut Yesus juga meninggal:</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali.&#8221; [Maryam 33]</p>
<p style="text-align: justify;">Setiap hari Jum&#8217;at ketiga di bulan April, kaum Nasrani merayakan hari wafat/meninggalnya &#8220;Tuhan&#8221; mereka: Yesus dengan hari Wafatnya Isa Al Masih.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam Kamus Bahasa Indonesia, MATI artinya: sudah hilang nyawanya; tidak hidup lagi, tidak bernyawa; padam, tidak dapat berbuat apa-apa, sudah tidak dipergunakan lagi, tidak ada gerak atau kegiatan, diam. Mati merupakan sifat yang paling lemah karena saat mati, seseorang/sesuatu tidak berdaya/lemah sama sekali. Dalam Islam, mustahil Tuhan itu lemah. Mustahil Tuhan itu mati.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam Islam, Tuhan/Allah itu bersifat Maha Hidup (Hayaat). Allah itu Baqo&#8217; / kekal dan mustahil mati/meninggal.</p>
<p style="text-align: justify;">Bacalah kebesaran sifat Allah dalam ayat Kursi:</p>
<h2 style="text-align: justify;"><span style="color: #000000; font-family: 'Traditional Arabic'; font-size: x-large;">اللَّهُ لا إِلَهَ إِلا هُوَ  الْحَيُّ الْقَيُّومُ لا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلا نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ  وَمَا فِي الأرْضِ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ  مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ  إِلا بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضَ وَلا يَئُودُهُ  حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ</span></h2>
<h2 style="text-align: justify;"></h2>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa&#8217;at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi[161] Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.&#8221; [Al Baqarah 255]</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<h2 style="text-align: justify;">وَتَوَكَّلْ عَلَى الْحَيِّ الَّذِي لا يَمُوتُ وَسَبِّحْ بِحَمْدِهِ وَكَفَى بِهِ بِذُنُوبِ عِبَادِهِ خَبِيرًا</h2>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Dan bertawakkallah kepada Allah yang hidup (kekal) Yang tidak mati, dan bertasbihlah dengan memuji-Nya. Dan cukuplah Dia Maha Mengetahui dosa-dosa hamba-hamba-Nya.&#8221; [Al Furqaan 58]</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Allah Maha Kekal. Allah adalah Raja dari Segala Raja:</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<h2 style="text-align: justify;">يَوْمَ هُمْ بَارِزُونَ لا يَخْفَى عَلَى اللَّهِ مِنْهُمْ شَيْءٌ لِمَنِ الْمُلْكُ الْيَوْمَ لِلَّهِ الْوَاحِدِ الْقَهَّارِ</h2>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">“Ketika mereka keluar dari kubur; tiada suatupun dari keadaan mereka yang tersembunyi bagi Allah. Lalu Allah berfirman: “Kepunyaan siapakah kerajaan pada hari ini?” Kepunyaan Allah Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan.” [Al Mu’min 16]</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<div class="shr-publisher-1734"></div><!-- Start Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><div class='shareaholic-like-buttonset' style='float:none;height:30px;'><a class='shareaholic-fblike' data-shr_layout='button_count' data-shr_showfaces='false' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2011%2F04%2F05%2Fallah-maha-hidup-hayaat%2F' data-shr_title='Allah+Maha+Hidup+%28Hayaat%29'></a><a class='shareaholic-fbsend' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2011%2F04%2F05%2Fallah-maha-hidup-hayaat%2F'></a><a class='shareaholic-googleplusone' data-shr_size='medium' data-shr_count='true' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2011%2F04%2F05%2Fallah-maha-hidup-hayaat%2F' data-shr_title='Allah+Maha+Hidup+%28Hayaat%29'></a><a class='shareaholic-tweetbutton' data-shr_count='none' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2011%2F04%2F05%2Fallah-maha-hidup-hayaat%2F' data-shr_title='Allah+Maha+Hidup+%28Hayaat%29'></a></div><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><!-- End Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-islam.or.id/2011/04/05/allah-maha-hidup-hayaat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Allah Maha Besar. Manusia Lemah Tak Berdaya</title>
		<link>http://media-islam.or.id/2011/03/08/allah-maha-besar-manusia-lemah-tak-berdaya/</link>
		<comments>http://media-islam.or.id/2011/03/08/allah-maha-besar-manusia-lemah-tak-berdaya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Mar 2011 01:53:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nizami</dc:creator>
				<category><![CDATA[Iman Kepada Allah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://media-islam.or.id/?p=1643</guid>
		<description><![CDATA[ Sering kita terpana dan kagum kepada kehebatan, kekuasaan, atau kekayaan seseorang. Di saat yang sama kita nyaris tidak ingat akan kebesaran Allah. Padahal sesungguhnya sehebat-hebat manusia, mereka tetap fana. Tetap akan mati. <p style="text-align: justify;">&#160;</p> <p style="text-align: justify;">Kita lihat bagaimana para pemimpin/raja-raja yang hebat seperti Fir’aun, Iskandar Agung, Julius Cesar, Jengis Khan, Hitler, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- Start Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><!-- End Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><div class="mceTemp"><a href="http://syiarislam.files.wordpress.com/2011/03/tsunamigunungmeletus.jpg"><img class="size-full wp-image-1490" title="Tsunami dan gunung meletus" src="http://syiarislam.files.wordpress.com/2011/03/tsunamigunungmeletus.jpg" alt="" width="500" height="194" /></a></div>
<div class="mceTemp">Sering kita terpana dan kagum kepada kehebatan, kekuasaan, atau kekayaan seseorang. Di saat yang sama kita nyaris tidak ingat akan kebesaran Allah. Padahal sesungguhnya sehebat-hebat manusia, mereka tetap fana. Tetap akan mati.</div>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Kita lihat bagaimana para pemimpin/raja-raja yang hebat seperti Fir’aun, Iskandar Agung, Julius Cesar, Jengis Khan, Hitler, dan sebagainya sudah tiada. Tergeletak dalam kubur sebagai tulang-belulang yang tidak berdaya. Sebelum lahir mereka tiada. Saat lahir, mereka bayi yang tidak berdaya yang tidak akan hidup jika tidak diberi makan oleh orang tuanya. Saat tua mereka jadi lemah dan kemudian mati tak berdaya. Kerajaan mereka sudah dimiliki orang lain.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-1643"></span></p>
<div class="wp-caption alignleft" style="width: 263px"><a href="http://syiarislam.files.wordpress.com/2011/03/firaun.jpg"><img title="Raja Fir'aun " src="http://syiarislam.files.wordpress.com/2011/03/firaun.jpg" alt="" width="253" height="196" /></a><p class="wp-caption-text">Raja Fir&#39;aun yang Dulu Ditakuti Sekarang Terbaring Tak Berdaya</p></div>
<p>Sedang Allah Maha Kekal. Allah adalah Raja dari Segala Raja:</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<h2 style="text-align: justify;">يَوْمَ هُمْ بَارِزُونَ لا يَخْفَى عَلَى اللَّهِ مِنْهُمْ شَيْءٌ لِمَنِ الْمُلْكُ الْيَوْمَ لِلَّهِ الْوَاحِدِ الْقَهَّارِ</h2>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">“Ketika mereka keluar dari kubur; tiada suatupun dari keadaan mereka yang tersembunyi bagi Allah. Lalu Allah berfirman: &#8220;Kepunyaan siapakah kerajaan pada hari ini?&#8221; Kepunyaan Allah Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan.” [Al Mu’min 16]</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Kita tahu jika bumi dan langit ini milik Allah. Namun sering kita lupa:</p>
<h2 style="text-align: justify;">قُلْ لِمَنِ الأرْضُ وَمَنْ فِيهَا إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ</h2>
<h2>سَيَقُولُونَ لِلَّهِ قُلْ أَفَلا تَذَكَّرُونَ</h2>
<p style="text-align: justify;">“Katakanlah: &#8220;Kepunyaan siapakah bumi ini, dan semua yang ada padanya, jika kamu mengetahui?&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Mereka akan menjawab: &#8220;Kepunyaan Allah.&#8221; Katakanlah: &#8220;Maka apakah kamu tidak ingat?&#8221; [Al Mu'minuun 84-85]</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Hingga saat shalat kita sering malas-malasan. Sholat Dzuhur sering dikerjakan jam 14:00 lewat. Sementara Shalat Ashar jam 17:00 lewat. Padahal saat Shalat kita menghadap Allah Sang Maha Raja dari Segala Raja. Padahal jika diundang menghadap Presiden, sering seminggu sebelumnya kita sudah memikirkan apa yang akan dipakai, naik apa menghadap, dan sudah hadir 30 menit sebelum waktu pertemuan.</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Kita juga sering terkagum-kagum pada orang “Terkaya” di dunia seperti Carlos Slim dan Bill Gates dengan jumlah lebih dari US$ 50 Milyar (Rp 450 trilyun lebih). Padahal kekayaan itu cuma dititipkan sementara kepada mereka. Saat mereka lahir, mereka telanjang tanpa punya apa-apa. Begitu pula saat mereka meninggal, mereka juga tidak akan membawa apa-apa selain apa yang melekat di badan. Itu pun akan membusuk dan pupus ditelan waktu.</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Langit dan Bumi berikut isinya adalah ciptaan Allah. Milik Allah. Bukan milik mereka!</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<h2 style="text-align: justify;">قُلْ مَنْ يَرْزُقُكُمْ مِنَ السَّمَاءِ وَالأرْضِ أَمْ مَنْ يَمْلِكُ السَّمْعَ وَالأبْصَارَ وَمَنْ يُخْرِجُ الْحَيَّ مِنَ الْمَيِّتِ وَيُخْرِجُ الْمَيِّتَ مِنَ الْحَيِّ وَمَنْ يُدَبِّرُ الأمْرَ فَسَيَقُولُونَ اللَّهُ فَقُلْ أَفَلا تَتَّقُونَ</h2>
<p style="text-align: justify;">“Katakanlah: &#8220;Siapakah yang memberi rezki kepadamu dari langit dan bumi, atau siapakah yang kuasa (menciptakan) pendengaran dan penglihatan, dan siapakah yang mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup dan siapakah yang mengatur segala urusan?&#8221; Maka mereka akan menjawab: &#8220;Allah.&#8221; Maka katakanlah &#8220;Mangapa kamu tidak bertakwa kepada-Nya” [Yunus 31]</p>
<p style="text-align: justify;">Allah Maha Besar. Sedang manusia amat lemah.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Tidakkah kamu perhatikan, bahwa sesungguhnya Allah telah menciptakan langit dan bumi dengan hak? Jika Dia menghendaki, niscaya Dia membinasakan kamu dan mengganti(mu) dengan makhluk yang baru, dan yang demikian itu sekali-kali tidak sukar bagi Allah.&#8221; [Ibrahim 19-20]</p>
<p style="text-align: justify;">Lihat bagaimana Allah dengan mudah menurunkan Tsunami yang menewaskan 200 ribu jiwa rakyat aceh beserta penduduk lainnya di Malaysia, Thailand, Burma, dan sebagainya. Lihat video Tsunami dan Gempa di Jepang dengan 8,9 skala Richter yang menewaskan ribuan orang di Jepang meski mereka sudah sungguh-sungguh membangun Tembok Laut (Sea Wall) dan Tembok Hijau (Green Wall) dari pepohonan untuk menangkal Tsunami:</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://media-islam.or.id/2011/03/08/allah-maha-besar-manusia-lemah-tak-berdaya/"><img src="http://img.youtube.com/vi/hAE7GLE_cOc/2.jpg" alt="" /></a></span>
<p style="text-align: justify;">Bagaimanakah nasib manusia seandainya Allah &#8220;menjatuhkan&#8221; bulan atau matahari ke bumi?</p>
<p style="text-align: justify;">Allah Maha Kaya:</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<h2 style="text-align: justify;">لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الأرْضِ وَإِنَّ اللَّهَ لَهُوَ الْغَنِيُّ الْحَمِيدُ</h2>
<p style="text-align: justify;">“Kepunyaan Allah-lah segala yang ada di langit dan segala yang ada di bumi. Dan sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kaya lagi Maha Terpuji.” [Al Hajj 64]</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Oleh karena itu hendaklah kita menghormati Allah melebihi dari makhluk lainnya entah itu presiden, jutawan, dan sebagainya. Karena semua makhluk itu akan mati dan punah. Hanya Allah yang Maha Besar dan Maha Kekal.</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Jalankan segala perintah Allah yang tercantum dalam Al Qur’an secara sungguh-sungguh. Dan jauhi segala larangannya.</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<div class="shr-publisher-1643"></div><!-- Start Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><div class='shareaholic-like-buttonset' style='float:none;height:30px;'><a class='shareaholic-fblike' data-shr_layout='button_count' data-shr_showfaces='false' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2011%2F03%2F08%2Fallah-maha-besar-manusia-lemah-tak-berdaya%2F' data-shr_title='Allah+Maha+Besar.+Manusia+Lemah+Tak+Berdaya'></a><a class='shareaholic-fbsend' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2011%2F03%2F08%2Fallah-maha-besar-manusia-lemah-tak-berdaya%2F'></a><a class='shareaholic-googleplusone' data-shr_size='medium' data-shr_count='true' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2011%2F03%2F08%2Fallah-maha-besar-manusia-lemah-tak-berdaya%2F' data-shr_title='Allah+Maha+Besar.+Manusia+Lemah+Tak+Berdaya'></a><a class='shareaholic-tweetbutton' data-shr_count='none' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2011%2F03%2F08%2Fallah-maha-besar-manusia-lemah-tak-berdaya%2F' data-shr_title='Allah+Maha+Besar.+Manusia+Lemah+Tak+Berdaya'></a></div><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><!-- End Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-islam.or.id/2011/03/08/allah-maha-besar-manusia-lemah-tak-berdaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

