<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Media Islam &#187; Iman Kepada Rasul</title>
	<atom:link href="http://media-islam.or.id/category/iman/iman-kepada-rasul/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://media-islam.or.id</link>
	<description>Belajar Islam sesuai Al Qur&#039;an dan Hadits</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Feb 2012 07:35:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
		<item>
		<title>4 Sifat Nabi: Shiddiq, Amanah, Fathonah, dan Tabligh</title>
		<link>http://media-islam.or.id/2011/10/30/4-sifat-nabi-shiddiq-amanah-fathonah-dan-tabligh/</link>
		<comments>http://media-islam.or.id/2011/10/30/4-sifat-nabi-shiddiq-amanah-fathonah-dan-tabligh/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Oct 2011 02:04:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nizami</dc:creator>
				<category><![CDATA[Iman Kepada Rasul]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://media-islam.or.id/?p=2394</guid>
		<description><![CDATA[لَّقَدْ كَانَ لَكُمْ فِى رَسُولِ ٱللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌۭ لِّمَن كَانَ يَرْجُوا۟ ٱللَّهَ وَٱلْيَوْمَ ٱلْءَاخِرَ وَذَكَرَ ٱللَّهَ كَثِيرًۭا <p style="text-align: justify;">&#8220;Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu yaitu bagi orang yang mengharap rahmat Allah dan kedatangan hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.&#8221; [Al Ahzab 21]</p> <p style="text-align: justify;">Nabi Muhammad [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- Start Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><!-- End Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><h1 style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">لَّقَدْ كَانَ لَكُمْ فِى رَسُولِ ٱللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌۭ لِّمَن كَانَ يَرْجُوا۟ ٱللَّهَ وَٱلْيَوْمَ ٱلْءَاخِرَ وَذَكَرَ ٱللَّهَ كَثِيرًۭا</span></h1>
<p style="text-align: justify;"><strong>&#8220;Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu yaitu bagi orang yang mengharap rahmat Allah dan kedatangan hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.&#8221; [Al Ahzab 21]</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Nabi Muhammad memiliki akhlaq dan sifat-sifat yang sangat mulia. Oleh karena itu hendaklah kita mempelajari sifat-sifat Nabi seperti Shiddiq, Amanah, Fathonah, dan Tabligh. Memang banyak sifat-sifat baik Nabi lainnya seperti sabar, rendah hati, lemah-lembut, dsb. Namun di sini kita fokus pada sifat yang 4 di atas. Mudah-mudahan dengan memahami sifat-sifat itu, selain kita bisa terhindar dari mengikuti orang-orang yang mengaku sebagai Nabi, kita juga bisa meniru sifat-sifat Nabi sehingga kita juga jadi orang yang mulia.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-2394"></span></p>
<h1 style="text-align: justify;"><span style="color: #008080;"><strong>Shiddiq</strong></span></h1>
<p style="text-align: justify;">Shiddiq artinya benar. Bukan hanya perkataannya yang benar, tapi juga perbuatannya juga benar. Sejalan dengan ucapannya. Beda sekali dengan pemimpin sekarang yang kebanyakan hanya kata-katanya yang manis, namun perbuatannya berbeda dengan ucapannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Mustahil Nabi itu bersifat pembohong/kizzib, dusta, dan sebagainya.</p>
<h1>وَمَا يَنطِقُ عَنِ ٱلْهَوَىٰٓ</h1>
<p>Dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al Qur&#8217;an) menurut kemauan hawa nafsunya.</p>
<h1>إِنْ هُوَ إِلَّا وَحْىٌۭ يُوحَىٰ</h1>
<h1 style="text-align: justify;"></h1>
<p style="text-align: justify;">Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan kepadanya&#8221; [An Najm 4-5]</p>
<p><span style="color: #008080;"><br />
</span></p>
<h1 style="text-align: justify;"><strong><span style="color: #008080;">Amanah</span></strong></h1>
<p style="text-align: justify;">Amanah artinya benar-benar bisa dipercaya. Jika satu urusan diserahkan kepadanya, niscaya orang percaya bahwa urusan itu akan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Oleh karena itulah Nabi Muhammad SAW dijuluki oleh penduduk Mekkah dengan gelar &#8220;Al Amin&#8221; yang artinya terpercaya jauh sebelum beliau diangkat jadi Nabi. Apa pun yang beliau ucapkan, penduduk Mekkah mempercayainya karena beliau bukanlah orang yang pembohong.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>&#8220;Aku menyampaikan amanat-amanat Tuhanku kepadamu dan aku hanyalah pemberi nasehat yang terpercaya bagimu.&#8221; [Al A'raaf 68]</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Mustahil Nabi itu khianat terhadap orang yang memberinya amanah.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Ketika Nabi Muhammad SAW ditawari kerajaan, harta, wanita oleh kaum Quraisy agar beliau meninggalkan tugas ilahinya menyiarkan agama Islam, beliau menjawab:</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>”Demi Allah&#8230;wahai paman, seandainya mereka dapat meletakkan matahari di tangan kanan ku dan bulan di tangan kiri ku agar aku meninggalkan tugas suci ku, maka aku tidak akan meninggalkannya sampai Allah memenangkan (Islam) atau aku hancur karena-Nya”&#8230;&#8230;</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Meski kaum kafir Quraisy mengancam membunuh Nabi, namun Nabi tidak gentar dan tetap menjalankan amanah yang dia terima.</p>
<p style="text-align: justify;">Seorang Muslim harusnya bersikap amanah seperti Nabi.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><br />
</strong></p>
<h1 style="text-align: justify;"><span style="color: #008080;">Tabligh</span></h1>
<p style="text-align: justify;">Tabligh artinya menyampaikan. Segala firman Allah yang ditujukan oleh manusia, disampaikan oleh Nabi. Tidak ada yang disembunyikan meski itu menyinggung Nabi.</p>
<h1 style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">لِّيَعْلَمَ أَن قَدْ أَبْلَغُوا۟ رِسَٰلَٰتِ رَبِّهِمْ وَأَحَاطَ بِمَا لَدَيْهِمْ وَأَحْصَىٰ كُلَّ شَىْءٍ عَدَدًۢا</span></h1>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Supaya Dia mengetahui, bahwa sesungguhnya rasul-rasul itu telah menyampaikan risalah-risalah Tuhannya, sedang (sebenarnya) ilmu-Nya meliputi apa yang ada pada mereka, dan Dia menghitung segala sesuatu satu persatu.&#8221; [Al Jin 28]</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Dia (Muhammad) bermuka masam dan berpaling,<br />
karena telah datang seorang buta kepadanya&#8221; ['Abasa 1-2]</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa firman Allah S.80:1 turun berkenaan dengan Ibnu Ummi Maktum yang buta yang datang kepada Rasulullah saw. sambil berkata: &#8220;Berilah petunjuk kepadaku ya Rasulullah.&#8221; Pada waktu itu Rasulullah saw. sedang menghadapi para pembesar kaum musyrikin Quraisy, sehingga Rasulullah berpaling daripadanya dan tetap mengahadapi pembesar-pembesar Quraisy. Ummi Maktum berkata: &#8220;Apakah yang saya katakan ini mengganggu tuan?&#8221; Rasulullah menjawab: &#8220;Tidak.&#8221; Ayat ini (S.80:1-10) turun sebagai teguran atas perbuatan Rasulullah saw.<br />
(Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi dan al-Hakim yang bersumber dari &#8216;Aisyah. Diriwayatkan pula oleh Ibnu Ya&#8217;la yang bersumber dari Anas.)</p>
<p style="text-align: justify;">Sebetulnya apa yang dilakukan Nabi itu menurut standar umum adalah hal yang wajar. Saat sedang berbicara di depan umum atau dengan seseorang, tentu kita tidak suka diinterupsi oleh orang lain. Namun untuk standar Nabi, itu tidak cukup. Oleh karena itulah Allah menegurnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai seorang yang tabligh, meski ayat itu menyindirnya, Nabi Muhammad tetap menyampaikannya kepada kita. Itulah sifat seorang Nabi.</p>
<p style="text-align: justify;">Tidak mungkin Nabi itu Kitman atau menyembunyikan wahyu.</p>
<h1 style="text-align: justify;"><span style="color: #008080;">Fathonah</span></h1>
<p style="text-align: justify;">Fathonah artinya Cerdas. Mustahil Nabi itu bodoh atau jahlun. Dalam menyampaikan 6.236 ayat Al Qur&#8217;an kemudian menjelaskannya dalam puluhan ribu hadits membutuhkan kecerdasan yang luar biasa.</p>
<p style="text-align: justify;">Nabi harus mampu menjelaskan firman-firman Allah kepada kaumnya sehingga mereka mau masuk ke dalam Islam. Nabi juga harus mampu berdebat dengan orang-orang kafir dengan cara yang sebaik-baiknya.</p>
<p style="text-align: justify;">Apalagi Nabi mampu mengatur ummatnya sehingga dari bangsa Arab yang bodoh dan terpecah-belah serta saling perang antar suku, menjadi satu bangsa yang berbudaya dan berpengetahuan dalam 1 negara yang besar yang dalam 100 tahun melebihi luas Eropa. Negara tersebut membentang dari Spanyol dan Portugis di Barat hingga India Barat.</p>
<p style="text-align: justify;">Itu semua membutuhkan kecerdasan yang luar biasa.</p>
<p style="text-align: justify;">Bahkan Michael H Hart yang sebetulnya membenci Muslim pun menempatkan Nabi Muhammad sebagai tokoh nomor 1 mengungguli Yesus dan tokoh-tokoh dunia lainnya karena prestasi Nabi Muhammad yang luar biasa di bukunya yang berjudul &#8220;<em><a title="The 100" href="http://en.wikipedia.org/wiki/The_100">The 100: A Ranking of the Most Influential Persons in History</a>&#8220;</em>. Bukan hanya dari segi agama, tapi juga dari segi dunia.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Referensi:</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://matengkol.multiply.com/journal/item/1174/MATAHARI_BULAN...">http://matengkol.multiply.com/journal/item/1174/MATAHARI_BULAN&#8230;</a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Iman">http://ms.wikipedia.org/wiki/Iman</a></p>
<h2 style="text-align: justify;"><a style="font-size: 13px; font-weight: normal;" href="http://uripsantoso.wordpress.com/2010/08/30/meneladani-empat-sifat-rasulullah/">http://uripsantoso.wordpress.com/2010/08/30/meneladani-empat-sifat-rasulullah/</a></h2>
<div class="shr-publisher-2394"></div><!-- Start Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><div class='shareaholic-like-buttonset' style='float:none;height:30px;'><a class='shareaholic-fblike' data-shr_layout='button_count' data-shr_showfaces='false' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2011%2F10%2F30%2F4-sifat-nabi-shiddiq-amanah-fathonah-dan-tabligh%2F' data-shr_title='4+Sifat+Nabi%3A+Shiddiq%2C+Amanah%2C+Fathonah%2C+dan+Tabligh'></a><a class='shareaholic-fbsend' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2011%2F10%2F30%2F4-sifat-nabi-shiddiq-amanah-fathonah-dan-tabligh%2F'></a><a class='shareaholic-googleplusone' data-shr_size='medium' data-shr_count='true' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2011%2F10%2F30%2F4-sifat-nabi-shiddiq-amanah-fathonah-dan-tabligh%2F' data-shr_title='4+Sifat+Nabi%3A+Shiddiq%2C+Amanah%2C+Fathonah%2C+dan+Tabligh'></a><a class='shareaholic-tweetbutton' data-shr_count='none' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2011%2F10%2F30%2F4-sifat-nabi-shiddiq-amanah-fathonah-dan-tabligh%2F' data-shr_title='4+Sifat+Nabi%3A+Shiddiq%2C+Amanah%2C+Fathonah%2C+dan+Tabligh'></a></div><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><!-- End Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-islam.or.id/2011/10/30/4-sifat-nabi-shiddiq-amanah-fathonah-dan-tabligh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bukti Isa atau Yesus Hanya Manusia. Bukan Tuhan/Allah</title>
		<link>http://media-islam.or.id/2010/10/27/bukti-isa-atau-yesus-hanya-manusia-bukan-tuhanallah/</link>
		<comments>http://media-islam.or.id/2010/10/27/bukti-isa-atau-yesus-hanya-manusia-bukan-tuhanallah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Oct 2010 02:19:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nizami</dc:creator>
				<category><![CDATA[Iman Kepada Rasul]]></category>
		<category><![CDATA[Isa]]></category>
		<category><![CDATA[Isa Bukan Tuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Yesus]]></category>
		<category><![CDATA[Yesus Bukan Tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://media-islam.or.id/?p=1339</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Sering orang-orang Kristen/Nasrani mengajak ummat Islam masuk ke agama mereka agar menyembah Yesus jadi Tuhan mereka. Brosur-brosur mereka bagikan. Bahkan ke website-website Islam pun mereka masuk dengan komentar yang meski memakai ayat-ayat Al Qur’an yang mereka rubah-rubah maknanya, akhirnya ujung-ujungnya mengajak ummat Islam untuk menyembah manusia Yesus yang mereka jadikan sebagai Tuhan.</p> [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- Start Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><!-- End Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><p style="text-align: justify;">Sering  orang-orang Kristen/Nasrani mengajak ummat Islam masuk ke agama mereka  agar menyembah Yesus jadi Tuhan mereka. Brosur-brosur mereka bagikan.  Bahkan ke website-website Islam pun mereka masuk dengan komentar yang  meski memakai ayat-ayat Al Qur’an yang mereka rubah-rubah maknanya,  akhirnya ujung-ujungnya mengajak ummat Islam untuk menyembah manusia  Yesus yang mereka jadikan sebagai Tuhan.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam  Al Qur’an, Allah sudah menjelaskan bahwa Isa/Yesus bukan Tuhan. Hanya  manusia biasa. Hamba Allah yang dijadikan Nabi. Lihatlah ayat di bawah:</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-1339"></span>“Wahai  Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah  kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al  Masih, Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah yang diciptakan dengan  kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan dengan tiupan roh  dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan  janganlah kamu mengatakan: &#8220;Tuhan itu tiga&#8221;, berhentilah dari ucapan  itu. Itu lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha  Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi  adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah menjadi Pemelihara.” [An Nisaa’  171]</p>
<p style="text-align: justify;">Allah  sudah memerintahkan Ahli Kitab untuk berhenti jadi musyrik dengan  menyembah 3 Tuhan di antaranya Isa sebagai Tuhan. Isa adalah anak dari  Siti Maryam. Isa adalah rasul/utusan Allah sebagaimana Nabi Muhammad.</p>
<p style="text-align: justify;">Sering  kaum Nasrani berdalih dengan ditiupnya roh dari Allah, berarti Isa  adalah Allah. Padahal semua manusia termasuk Adam dan kita mempunyai roh  yang diciptakan Allah:</p>
<p style="text-align: justify;">“Ingatlah  ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: &#8220;Sesungguhnya Aku akan  menciptakan manusia dari tanah. Maka apabila telah Kusempurnakan  kejadiannya dan Kutiupkan kepadanya roh ciptaanKu; maka hendaklah kamu  tersungkur dengan bersujud kepadanya.&#8221; [Shaad 71-72]</p>
<p style="text-align: justify;">Lihat ayat di bawah yang menjelaskan bahwa Allah menciptakan semua manusia dengan tiupan roh dariNya:</p>
<p style="text-align: justify;">“Yang  membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan Yang memulai  penciptaan manusia dari tanah.  Kemudian Dia menjadikan keturunannya  dari saripati air yang hina. Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan  ke dalamnya roh (ciptaan)-Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran,  penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur.” [As  Sajdah 7-9]</p>
<p style="text-align: justify;">Itu  bukan berarti semua manusia adalah Tuhan. Tapi semua mendapat roh yang  merupakan ciptaan Allah. Milik Allah. Oleh karena itulah ummat Islam  ketika terjadi bencana mengucapkan Inna Lillah. Sesungguhnya kita semua  milik Allah.</p>
<p style="text-align: justify;">“(yaitu)  orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: &#8220;Inna  lillaahi wa innaa ilaihi raaji&#8217;uun&#8221; [Al Baqarah 156]</p>
<p style="text-align: justify;">Lihat bagaimana Nabi Isa mengajak manusia untuk bertakwa kepada Allah:</p>
<p style="text-align: justify;">“(Ingatlah),  ketika pengikut-pengikut Isa berkata: &#8220;Hai Isa putera Maryam,  sanggupkah Tuhanmu menurunkan hidangan dari langit kepada kami?.&#8221; Isa  menjawab: &#8220;Bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul orang yang  beriman.&#8221; [Al Maa-idah 112]</p>
<p style="text-align: justify;">Nabi Isa sekali-kali tidak pernah meminta/menyuruh manusia untuk menyembahnya sebagai Tuhan. Itu jalan yang sesat.</p>
<p style="text-align: justify;">“Dan  (ingatlah) ketika Allah berfirman: &#8220;Hai Isa putera Maryam, adakah kamu  mengatakan kepada manusia: &#8220;Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan  selain Allah?&#8221; Isa menjawab: &#8220;Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku  mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah  mengatakan maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan  aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau  Maha Mengetahui perkara yang ghaib-ghaib.&#8221; [Al Maa-idah 116]</p>
<p style="text-align: justify;">Nabi Isa adalah utusan Allah yang membenarkan kitab Taurat dan mendapat kitab Injil:</p>
<p style="text-align: justify;">“Dan  Kami iringkan jejak mereka (nabi nabi Bani Israil) dengan Isa putera  Maryam, membenarkan Kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah  memberikan kepadanya Kitab Injil sedang didalamnya (ada) petunjuk dan  dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya,  yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk  orang-orang yang bertakwa.” [Al Maa-idah 46]</p>
<p style="text-align: justify;">Di Matius 15:24 dan Matius 10:40 Yesus mengakui cuma sebagai utusan  Tuhan:</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Jawab Yesus : &#8220;aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari Umat Israel.&#8221; (Matius 15:24)</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Barangsiapa  menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan barangsiapa menyambut aku, ia  menyambut Dia yang mengutus aku.&#8221; (Matius 10:40)</p>
<p style="text-align: justify;">Yesus menyuruh hanya menyembah kepada Allah. Bukan dirinya:</p>
<p style="text-align: justify;">“Maka  berkatalah Yesus kepadanya :”Enyahlah Iblis! Sebab ada  tertulis: Engkau  harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya Dia sajalah  engkau  berbakti!”. (Matius 4:10).</p>
<p style="text-align: justify;">Orang yang berkata bahwa Isa/Yesus adalah Allah, maka sesungguhnya dia kafir:</p>
<p style="text-align: justify;">“Sesungguhnya  telah kafirlah orang-orang yang berkata: &#8220;Sesungguhnya Allah ialah Al  Masih putera Maryam&#8221;, padahal Al Masih (sendiri) berkata: &#8220;Hai Bani  Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu.&#8221; Sesungguhnya orang yang  mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan  kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi  orang-orang zalim itu seorang penolongpun.” [Al Maa-idah 72]</p>
<p style="text-align: justify;">Jika  kita belajar Sifat 20 Allah, maka kita akan tahu sifat-sifat Allah yang  tidak akan bisa dimiliki oleh manusia biasa. Yaitu Allah itu Qidam  (Terdahulu). Allah itu Maha Awal. Telah ada sebelum bumi, matahari, dan  langit ada. Tidak mungkin Allah itu kemudian seperti Nabi Isa yang  dilahirkan oleh Siti Maryam pada tahun 0 Masehi. Tidak mungkin Tuhan  yang Maha Pencipta didahului oleh ciptaannya seperti Siti Maryam yang  jadi ibu Nabi Isa, Musa, Ibrahim, Adam, Bumi, Matahari, dan sebagainya.</p>
<p style="text-align: justify;">Allah  juga bersifat Baqa’ atau kekal. Tidak mungkin Allah itu mati sebagaimana  Yesus yang mati disalib. Allah juga berbeda dengan makhluknya  (Mukhollafatuhu lil Hawadits). Tidak mungkin Allah terlahir sebagai bayi  yang menyusui, menangis, pipis, buang air besar, dan sebagainya. Bagi  yang ingin mempelajari lebih jauh Sifat 20 Allah ini silahkan klik:</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="../2009/11/08/sifat-20-allah-yang-penting-dan-wajib-kita-ketahui">http://media-islam.or.id/2009/11/08/sifat-20-allah-yang-penting-dan-wajib-kita-ketahui</a></p>
<p style="text-align: justify;">Sebetulnya  ucapan Yesus saat disalib yang mengatakan &#8220;Eli, Eli, lama sabakhtani?&#8221;  Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku? sudah  merupakan bukti nyata bahwa Yesus bukan Tuhan/Allah:</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Eli, Eli, lama sabakhtani?&#8221; Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku? (Matius 27:46)?</p>
<p style="text-align: justify;">Kalau  kita berpikir dengan akal sehat, tidak mungkin Tuhan/Allah mengucapkan  kalimat &#8220;Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam Al Qur’an dijelaskan Allah bukanlah orang yang hina yang perlu penolong:</p>
<p style="text-align: justify;">Dan katakanlah: “Segala puji bagi Allah Yang tidak mempunyai anak dan  tidak mempunyai sekutu dalam kerajaan-Nya dan Dia bukan pula hina yang  memerlukan penolong dan agungkanlah Dia dengan pengagungan yang  sebesar-besarnya. “ [Al Israa’:111]</p>
<p style="text-align: justify;">Silsilah Yesus Kristus</p>
<p style="text-align: justify;">Inilah  silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham. Abraham memperanak  Ishak, Ishak memperanak Yakub, Yakub memperanak Yehuda dan  saudara-saudaranya …. Yakub memperanak Yusuf suami Maria, yang  melahirkan Yesus yang disebut Kritus …… (Matius 1 : 1 …… dst).</p>
<p style="text-align: justify;">Tuhan tidak mungkin punya silsilah atau orang-tua dan nenek moyang. Silsilah di atas merupakan bukti kuat Yesus bukan Tuhan.</p>
<p style="text-align: justify;">Kelahiran Yesus Kristus</p>
<p style="text-align: justify;">“Ia  akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus,  karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.”  (Matius 1 : 21).</p>
<p style="text-align: justify;">“(Jibril) berkata, “Aku hanyalah utusan Tuhan-mu untuk memberikan kepadamu seorang anak laki-laki yang suci.” (Qs 19 Maryam 19).</p>
<p style="text-align: justify;">Tuhan tidak mungkin dilahirkan oleh seorang manusia. Ayat di atas merupakan bukti Yesus bukan Tuhan.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam Al Qur&#8217;an dijelaskan Allah itu tidak beranak dan tidak pula diperanakan/dilahirkan:</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan&#8221; [Al Ikhlas 3]</p>
<p style="text-align: justify;">Yesus berpuasa dan merasa lapar</p>
<p style="text-align: justify;">“Dan setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, akhirnya laparlah Yesus.” (Matius 4:2).</p>
<p style="text-align: justify;">Tuhan tidak mungkin merasa lapar/haus.</p>
<p style="text-align: justify;">Yesus tidak tahu hari kiamat:<br />
Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun tahu ,  malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa  sendiri.&#8221; (Matius 24:36)</p>
<p style="text-align: justify;">Tidak mungkin Tuhan tidak tahu hari kiamat. Jadi Yesus bukan Tuhan.</p>
<p style="text-align: justify;">Yesus pergi berdoa di Getsmani:<br />
&#8220;Maka sampailah Yesus bersama-sama murid-murid-Nya ke suatu tempat yang  bernama Getsmani. Lalu Ia berkata kepada murid-murid-Nya: &#8220;Duduklah  disini sementara Aku pergi ke sana untuk berdoa.&#8221; (Matius 26:36)</p>
<p style="text-align: justify;">Allah itu tempat kita berdoa. Jadi bukan Tuhan yang berdoa/meminta.</p>
<p style="text-align: justify;">Anak Manusia, diolok-olok, diludahi dan dibunuh:</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://syiarislam.files.wordpress.com/2010/10/yesusmatidisalib.jpg"><img class="alignleft" title="YesusMatiDisalib" src="http://syiarislam.files.wordpress.com/2010/10/yesusmatidisalib.jpg" alt="" width="264" height="397" /></a>&#8220;Kata-Nya  : &#8220;Sekarang kita pergi ke Yerusalem dan Anak manusia akan diserahkan  kepada imam-imam kepala dan ahli-ahli taurat, dan mereka akan menjatuhi  Dia hukuman mati. Dan mereka akan menyerahkan Dia kepada bangsa-bangsa  yang tidak mengenal Allah, (34) dan Ia akan diolok-olok, diludahi,  disesah dan dibunuh, dan sesudah tiga hari ia akan bangkit.&#8221; (Markus  10:33-34).</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut ajaran Islam, Tuhan adalah Maha Perkasa dan Maha Kuat. Tidak mungkin Tuhan bisa diludahi dan dibunuh oleh manusia.</p>
<p style="text-align: justify;">“Jika  Dia menghendaki, niscaya Dia memusnahkan kamu dan mendatangkan makhluk  yang baru (untuk menggantikan kamu). Yang demikian itu sekali-kali tidak  sulit bagi Allah.” [Faathir:16-17]</p>
<p style="text-align: justify;">Yesus lapar, tidak tahu musim dan mengutuk pohon ara:</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Keesokan  harinya sesudah Yesus dan kedua belas murid-Nya meninggalkan  Betania,  Yesus merasa lapar. Dan dari jauh Ia melihat pohon ara yang  sudah  berdaun. Ia mendekatinya untuk melihat kalau-kalau Ia mendapat  sesuatu  dari pohon itu. Tetapi waktu Ia  tiba di situ, Ia tidak mendapat   apa-apa selain daun-daun saja, sebab bukan musim buah ara. Maka   kata-Nya kepada pohon itu :&#8221;Jangan lagi seorang pun memakan buahmu   selama-lamanya?&#8221; Dan murid-muridnya pun mendengarnya.&#8221; (Markus 11:1214).</p>
<p style="text-align: justify;">Jika  Yesus Tuhan, tentulah dia tidak akan merasa lapar. Dia juga tentu tahu  bahwa pohon ara  tersebut belum berbuah karena belum musimnya. Dia bisa  menciptakan makanan jika dia Tuhan. Tapi tidak. Karena dia bukan Tuhan,  maka itulah yang terjadi: Lapar dan tak tahu kalau pohon tersebut belum  berbuah.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam Islam, disebut bahwa Allah itu Maha Tahu. Bahkan tak ada sehelai daun pun yang jatuh ke bumi tanpa diketahuiNya:</p>
<p style="text-align: justify;">“Dan pada sisi Allah-lah kunci semua yang ghaib; tidak ada yang  mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di  daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan  Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam  kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan  tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)” [Al An’aam:59]</p>
<p style="text-align: justify;">Nabi  Isa itu tak lebih dari pada seorang rasul sebagaimana rasul-rasul  terdahulu (Musa, Ibrahim, Daud, dan sebagainya). Nabi Isa dan ibunya  makan makanan biasa sebagaimana manusia lainnya:</p>
<p style="text-align: justify;">“Al  Masih putera Maryam itu hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya telah  berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar,  kedua-duanya biasa memakan makanan. Perhatikan bagaimana Kami  menjelaskan kepada mereka (ahli kitab) tanda-tanda kekuasaan (Kami),  kemudian perhatikanlah bagaimana mereka berpaling (dari memperhatikan  ayat-ayat Kami itu).” [Al Maa-idah 75]</p>
<p style="text-align: justify;">“Isa  tidak lain hanyalah seorang hamba yang Kami berikan kepadanya nikmat  (kenabian) dan Kami jadikan dia sebagai tanda bukti kekuasaan Allah  untuk Bani lsrail” [Az Zukhruf 59]</p>
<p style="text-align: justify;">“Berkata Isa: &#8220;Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi” [Maryam 30]</p>
<p style="text-align: justify;">Terkadang  kaum Nasrani memelintir makna ayat di bawah untuk meyakinkan ummat  Islam bahwa Yesus itu Tuhan. Padahal ayat di bawah menegaskan Isa itu  anak Maryam. Isa itu termasuk ORANG-ORANG yang dekat dengan Allah  sebagaimana para Nabi-nabi lainnya:</p>
<p style="text-align: justify;">“Ingatlah,  ketika Malaikat berkata: &#8220;Hai Maryam, seungguhnya Allah menggembirakan  kamu dengan kelahiran seorang putera yang diciptakan dengan kalimat yang  datang daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putera Maryam, seorang  terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang  didekatkan (kepada Allah)” [Ali ‘Imran 45]</p>
<p style="text-align: justify;">Kadang  orang Nasrani menganggap Isa sebagai Tuhan karena dia lahir tanpa ayah.  Cuma punya ibu saja. Padahal Nabi Adam lebih hebat lagi. Lahir tanpa  ayah dan ibu. Toh meski proses penciptaan Adam lebih sulit, bukan  berarti Adam itu Tuhan:</p>
<p style="text-align: justify;">“Sesungguhnya  misal penciptaan Isa di sisi AllAh, adalah seperti penciptaan Adam.  Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya:  &#8220;Jadilah&#8221; (seorang manusia), maka jadilah dia.” [Ali ‘Imran 59]</p>
<p style="text-align: justify;">“Tidak  layak bagi Allah mempunyai anak, Maha Suci Dia. Apabila Dia telah  menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya: &#8220;Jadilah&#8221;, maka  jadilah ia.” [Maryam 35]</p>
<p style="text-align: justify;">Penciptaan Nabi Isa tidak beda jauh dengan penciptaan Nabi Adam.<br />
Kaum Yahudi dan Nasrani menganggap Isa/Yesus mati disalib. Padahal Allah  menyelamatkan Nabi Isa. Allah merubah murid Nabi Isa yang berkhianat  Yahudza (Yudas Iskariot), menjadi seperti Nabi Isa rupanya. Sehingga  akhirnya Yahudza yang dikira Isa itulah yang disalib dan dibunuh oleh  tentara Romawi:</p>
<p style="text-align: justify;">“Dan  karena ucapan mereka: &#8220;Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa  putra Maryam, Rasul Allah&#8221;, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak  pula menyalibnya, tetapi yang mereka bunuh ialah orang yang diserupakan  dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham  tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang  dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh  itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin  bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa.” [An Nisaa’ 157]</p>
<p style="text-align: justify;">Zaman  dulu mungkin orang-orang mengatakan tidak mungkin merubah wajah orang.  Tapi dengan operasi plastik atau face off, hal itu sekarang bisa  dilakukan. Bagi Allah yang Maha Kuasa, itu lebih mudah lagi dan cepat  tidak terkira.</p>
<p style="text-align: justify;">Lihat  ayat Al Qur’an di bawah. Dijelaskan bahwa Isa ANAK Maryam berkata bahwa  dia adalah utusan Allah dan memberi tahu bahwa akan ada rasul yang  bernama Muhammad:</p>
<p style="text-align: justify;">“Dan  ingatlah ketika Isa ibnu Maryam berkata: &#8220;Hai Bani Israil, sesungguhnya  aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu  Taurat, dan memberi khabar gembira dengan datangnya seorang Rasul yang  akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad).&#8221; Maka tatkala  rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata,  mereka berkata: &#8220;Ini adalah sihir yang nyata.&#8221; [Ash Shaff 6]</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi  jika ummat Nasrani percaya kepada Yesus, harusnya mereka percaya  kata-kata Nabi Isa di atas yang menjelaskan bahwa Nabi Isa hanya manusia  biasa yang jadi rasul. Bukan Tuhan. Dan mereka harus percaya kepada  Nabi Muhammad sebagai utusan Allah.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebetulnya dalam Alkitab keEsaan Tuhan juga dijelaskan dalam 10 Perintah Tuhan yang ada di Exodus 20:<br />
Lalu Allah mengucapkan segala firman ini:<br />
“Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir,  dari tempat perbudakan. Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.  [Exodus 20:1-3]</p>
<p style="text-align: justify;">Yesus berikan kesaksian bahwa Tuhan itu Esa</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Lalu  seorang ahli Taurat, yang mendengar Yesus dan orang-orang Saduki bersoal  menjawab dan tahu, bahwa Yesus memberi jawab yang tepat kepada mereka  itu, datang kepada-Nya dan bertanya: &#8220;Hukum apakah yang paling utama?&#8221;  Jawab Yesus : &#8220;Hukum yang terutama ialah : Dengarlah, hai orang Israel,  Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.&#8221; (Markus 12:28-29).</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai  ummat Islam, kita wajib bersyahadah “Asyhadu al laa ilaaha illallah. Wa  asyhadu anna muhammadar rasulullah” Aku bersaksi tidak ada Tuhan selain  Allah. Dan aku bersaksi Nabi Muhammad adalah utusan Allah.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam Al Qur’an surat Al Ikhlas dijelaskan tentang keEsaan Tuhan:<br />
Katakanlah: “Dia-lah Allah, Yang Maha Esa,<br />
Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.<br />
Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan,<br />
dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia”. [Al Ikhlas:1-4]</p>
<p style="text-align: justify;">Silahkan baca juga:</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="../2007/09/06/tauhid-%E2%80%93-mengesakan-allah">http://media-islam.or.id/2007/09/06/tauhid-%E2%80%93-mengesakan-allah</a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Referensi:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Buku &#8220;<strong></strong><strong>101 Bukti Yesus bukan Tuhan&#8221;, </strong>H Insan L.S Mokoginta</p>
<p style="text-align: justify;">INILAH FAKTA-FAKTA BAHWA YESUS BUKANLAH TUHAN, NAMUN SEORANG NABI …</p>
<p style="text-align: justify;">1.Silsilah Yesus Kristus</p>
<p style="text-align: justify;">Inilah  silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham. Abraham memperanak  Ishak, Ishak memperanak Yakub, Yakub memperanak Yehuda dan  saudara-saudaranya …. Yakub memperanak Yusuf suami Maria, yang  melahirkan Yesus yang disebut Kritus …… (Matius 1 : 1 …… dst).</p>
<p style="text-align: justify;">Sebenarnya  silsilah Yesus (Nabi Isa as) hanya bisa dinisbatkan kepada ibunya  Maryam karena kelahiran beliau tidak melalui hubungan biologis. Yesus  (Nabi Isa) lahir dari kalamullah maka lebih pantas disebut Yesus (Isa)  bin Maryam, bukannya Isa (Yesus) bin Yusuf. Karena ia dilahirkan oleh  manusia, maka Yesus adalah 100% manusia dan bukan Tuhan !</p>
<p style="text-align: justify;">Yang  namanya Tuhan (Allah), mustahil bersilsilah, Dia tidak berawal dan tidak  berakhir. Maka kesimpulannya adalah sebagai berikut :</p>
<p style="text-align: justify;">* Setiap yang bersilsilah, pasti dia bukan Tuhan !<br />
* Yesus bersilsilah, berarti Yesus bukan Tuhan !!</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam Qs. 57 Al Hadiid ayat 3 dijelaskan sebagai berikut :</p>
<p style="text-align: justify;">“Dialah Yang Awal dan Yang Akhir dan Yang Batin dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.” (Qs. 57 Al Hadiid 3)</p>
<p style="text-align: justify;">Ayat  tersebut menjelaskan, hanya Allah saja yang tidak berawal dan tidak  berakhir, sementara Yesus (Nabi Isa) berawal dan berakhir. Berawal dari  kelahirannya dan berakhir dengan kematiannya.</p>
<p style="text-align: justify;">1. Setiap yang berawal dan berakhir, pasti bukan Tuhan !</p>
<p style="text-align: justify;">2. Yesus berawal dan berakhir, berarti Yesus bukan Tuhan !!</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://beritamuslimshohih.wordpress.com/2010/02/17/101-bukti-yesus-bukan-tuhan-bag-2">http://beritamuslimshohih.wordpress.com/2010/02/17/101-bukti-yesus-bukan-tuhan-bag-2</a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://beritamuslimshohih.wordpress.com/2010/02/17/101-bukti-yesus-bukan-tuhan-bag-3">http://beritamuslimshohih.wordpress.com/2010/02/17/101-bukti-yesus-bukan-tuhan-bag-3</a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://islamic.xtgem.com/update_juli2008/101bukti/101bukti_index.htm">http://islamic.xtgem.com/update_juli2008/101bukti/101bukti_index.htm</a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://ainuamri.wordpress.com/2007/10/06/yesus-bukan-tuhan-dan-tidak-sama-dengan-tuhan">http://ainuamri.wordpress.com/2007/10/06/yesus-bukan-tuhan-dan-tidak-sama-dengan-tuhan</a></p>
<div class="shr-publisher-1339"></div><!-- Start Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><div class='shareaholic-like-buttonset' style='float:none;height:30px;'><a class='shareaholic-fblike' data-shr_layout='button_count' data-shr_showfaces='false' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2010%2F10%2F27%2Fbukti-isa-atau-yesus-hanya-manusia-bukan-tuhanallah%2F' data-shr_title='Bukti+Isa+atau+Yesus+Hanya+Manusia.+Bukan+Tuhan%2FAllah'></a><a class='shareaholic-fbsend' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2010%2F10%2F27%2Fbukti-isa-atau-yesus-hanya-manusia-bukan-tuhanallah%2F'></a><a class='shareaholic-googleplusone' data-shr_size='medium' data-shr_count='true' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2010%2F10%2F27%2Fbukti-isa-atau-yesus-hanya-manusia-bukan-tuhanallah%2F' data-shr_title='Bukti+Isa+atau+Yesus+Hanya+Manusia.+Bukan+Tuhan%2FAllah'></a><a class='shareaholic-tweetbutton' data-shr_count='none' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2010%2F10%2F27%2Fbukti-isa-atau-yesus-hanya-manusia-bukan-tuhanallah%2F' data-shr_title='Bukti+Isa+atau+Yesus+Hanya+Manusia.+Bukan+Tuhan%2FAllah'></a></div><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><!-- End Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-islam.or.id/2010/10/27/bukti-isa-atau-yesus-hanya-manusia-bukan-tuhanallah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nabi Muhammad Manusia Paling Sempurna di Dunia</title>
		<link>http://media-islam.or.id/2008/03/31/nabi-muhammad-manusia-paling-sempurna-di-dunia/</link>
		<comments>http://media-islam.or.id/2008/03/31/nabi-muhammad-manusia-paling-sempurna-di-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Mar 2008 02:18:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nizami</dc:creator>
				<category><![CDATA[Iman Kepada Rasul]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.media-islam.or.id/2008/03/31/nabi-muhammad-manusia-paling-sempurna-di-dunia/</guid>
		<description><![CDATA[ “Sesungguhnya pada diri Rasulullah ada suri teladan yang baik bagimu yang mengharap rahmat Allah dan kedatangan hari kiamat dan banyak menyebut Allah.” [Al Ahzab:21] Itulah firman Allah yang menyatakan kemuliaan Nabi Muhammad. Bahkan non Muslim seperti Sir George Bernard Shaw dalam buku &#8216;The Genuine Islam,&#8217; Vol. 1, No. 8, 1936 menyatakan bahwa jika [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- Start Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><!-- End Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><h4 style="text-align: justify;"><a title="uswatun.jpg" href="http://syiarislam.wordpress.com/files/2008/03/uswatun.jpg"><img src="http://syiarislam.wordpress.com/files/2008/03/uswatun.jpg" alt="uswatun.jpg"  /></a></h4>
<h4 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-weight: normal; font-family: Arial;">“Sesungguhnya pada diri Rasulullah ada suri teladan yang baik bagimu yang mengharap rahmat Allah dan kedatangan hari kiamat dan banyak menyebut Allah.” [Al Ahzab:21]</span></h4>
<h4 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-weight: normal; font-family: Arial;">Itulah firman Allah yang menyatakan kemuliaan Nabi Muhammad. Bahkan non Muslim seperti Sir George Bernard Shaw dalam buku &#8216;The Genuine Islam,&#8217; Vol. 1, No. 8, 1936 menyatakan bahwa jika ada agama yang akan menguasai Inggris atau Eropa dalam abad mendatang mungkin itu adalah Islam. Muhammad adalah orang yang mengagumkan dan pantas disebut Penyelamat Manusia (the Savior of Humanity). </span><span style="font-size: 10pt; font-weight: normal; font-family: Arial;">Begitu katanya.</span></h4>
<h4 style="text-align: justify;"><span id="more-90"></span><span style="font-size: 10pt; font-weight: normal; font-family: Arial;">Mahatma Gandhi, dalam pernyataan yang diterbitkan di &#8216;Young India,&#8217;1924 menyatakan bahwa bukanlah pedang yang menyebarkan Islam. Tapi kepedulian, keberanian, dan keimanan Nabi kepada Tuhan yang menyebabkan itu. Ketika saya menutup buku jilid kedua dari Kisah Nabi Muhammad, saya menyesal karena tidak ada lagi yang dapat dibaca.</span></h4>
<h4 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-weight: normal; font-family: Arial;">Dan memang Muhammad yang kala itu pengikutnya hanya istri dan keponakannya, Ali, tidaklah mungkin bisa menyebarkan Islam dengan pedang. Karena kepribadiannya dan kebenaran Islamlah maka orang-orang berbondong memeluk Islam. Jika pun ada perang, maka itu tak lebih dari membela diri sebagaimana diketahui bahwa 3 perang besar pertama seperti perang Badar, Uhud, dan Khandaq terjadi di kota tempat tinggal ummat Islam di Madinah. Begitu pula perang Mu’tah terjadi di tanah Arab ketika tentara Romawi yang beragama Kristen menyerang untuk menghancurkan Islam.</span></h4>
<h4 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">Michael H Hart dalam buku &#8216;The 100, A Ranking of the Most Influential Persons In History,&#8217; New York, 1978 menempatkan Nabi Muhammad dalam urutan pertama 100 orang paling berpengaruh di dunia mengalahkan Isaac Newton, Paulus, dan Yesus.</span></h4>
<h4 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-weight: normal; font-family: Arial;">Menurut Michael H Hart, kebanyakan dari orang-orang besar yang ada dalam bukunya menjadi besar karena kebetulan lahir di negara-negara maju yang jadi pusat peradaban dunia. Bahkan tanpa ada mereka pun tetap saja negara-negara tersebut akan maju dan akan ada banyak orang yang akan menggantikannya untuk memimpin kemajuan tersebut.</span></h4>
<h4 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-weight: normal; font-family: Arial;">Sebagai contoh Napoleon Bonaparte yang memimpin Perancis untuk menguasai Eropa itu terjadi karena Perancis adalah memang negara Eropa yang besar dan kuat. </span><span style="font-size: 10pt; font-weight: normal; font-family: Arial;">Napoleon tidak bisa melakukan itu jika Perancis adalah negara yang kecil dan lemah. Dan pada akhirnya, Napoleon pun gagal dan meninggal dalam pengasingan.</span></h4>
<h4 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-weight: normal; font-family: Arial;">Amerika Latin pun tetap akan merdeka dari penjajahan Spanyol meski Simon Bolivar tidak ada. Akan banyak pejuang lain yang bisa menggantikan posisinya.</span></h4>
<h4 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-weight: normal; font-family: Arial;">Yesus pun meski merupakan penyebar agama Kristen yang pertama, namun dia ditangkap dan disalib oleh tentara Romawi. Jumlah pengikutnya saat Yesus meninggal tidak banyak. Paulus lah yang berhasil mengembangkan agama Kristen sehingga diterima bangsa Eropa.</span></h4>
<h4 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">Sebaliknya, Nabi Muhammad lahir di kawasan yang terbelakang. Mekkah kota kelahiran Nabi adalah kota kecil di pinggiran yang jauh dari pusat perdagangan, seni, dan ilmu pengetahuan. Saat itu yang jadi negara besar dalah Romawi dan Persia. Ada pun bangsa Arab adalah bangsa jajahan yang terbelakang dengan jumlah penduduk yang hingga sekarang pun tidak banyak serta terpecah menjadi berbagai suku yang saling perang satu sama lain.</span></h4>
<h4 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">Pada saat Nabi lahir, kebanyakan bangsa Arab menyembah berhala. Selama 3 tahun pertama Nabi Muhammad menyeru Islam pada keluarga dan teman dekatnya. Baru pada tahun 613 Nabi menyiarkan Islam secara terbuka sehingga Islam mulai menyebar. Penguasa Mekkah yang kafir pun menganggap Nabi Muhammad sebagai bahaya dan ingin membunuhnya sehingga Nabi Muhammad hijrah ke Madinah. Setelah 3 kali serangan kaum kafir Mekkah dalam perang Badar, Uhud, dan Khandaq gagal, Nabi Muhammad dan pengikutnya menaklukkan kota Mekkah tahun 630. Pada saat meninggal tahun 632 Nabi Muhammad yang bertahun-tahun pada masa awal kenabiannya ditentang penduduk kafir Quraisy dalam tempo 23 tahun sanggup menyatukan bangsa Arab di dalam Islam.</span></h4>
<h4 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">Bangsa Arab bukan hanya sanggup menahan serangan tentara Romawi dan Persia, bahkan sanggup menaklukkannya. Hingga saat ini ibukota Romawi, Constantinople, di bawah kepemimpinan negara Islam dan berganti nama jadi Istambul (Turki). Begitu pula Baghdad yang sebelumnya jadi ibukota Persia ada di negara Islam Iraq.</span></h4>
<h4 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">Yang harus diingat adalah bahwa peperangan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad bukanlah peperangan yang penuh darah seperti yang dilakukan tentara Salib yang membantai semua ummat Islam yang mereka taklukkan seperti dalam film ”Kingdom of Heaven.” Peperangan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad seperti pada perang Badar, Uhud, Khandaq, dan Tabuk terjadi karena mereka membela diri dari serangan kaum kafir. Peperangan terhadap kerajaan Romawi dan Persia justru membebaskan daerah jajahan kerajaan tersebut sehingga mereka lepas dari penindasan kerajaan Romawi dan Persia. Pada saat penaklukan kota Mekkah misalnya boleh dikata tidak ada peperangan yang penuh darah. Tapi penyerahan yang penuh kedamaian.</span></h4>
<h4 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"><img class="alignnone size-full wp-image-610" title="peta Negara Islam" src="http://syiarislam.wordpress.com/files/2008/03/petaislam.jpg" alt="peta Negara Islam" /></span></h4>
<h4 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">Dalam 100 tahun sejak kematian Nabi Muhammad, Kerajaan Islam menyebar dari India, Pakistan, Iran, Timur Tengah, Afrika Utara, Albania, Yugoslavia, hingga Spanyol. Ini adalah satu imperium terbesar yang pernah ada dalam sejarah. Meski Spanyol kembali dikuasai Katolik setelah 7 abad, namun Islam tetap berkuasa di negara-negara Afrika Utara, Timur Tengah, Iran, dan Pakistan.</span></h4>
<h4 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">Islam bukan hanya maju secara politik dan militer. Dalam ilmu pengetahuan pun tiba-tiba bangsa Arab yang dulunya terbelakang di bawah ilmuwan Yunani atau Persia tiba-tiba jadi pemimpin. Banyak penemuan Islam / ilmuwan Arab/Islam yang diakui dunia hingga sekarang.</span></h4>
<h4 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">Sebagai contoh, sistem angka yang dipakai dunia sekarang adalah sistem angka Arab (Arabic Numeral) menggantikan sistem angka Romawi (Roman Numeral) yang kaku. Dengan angka Arab anda dapat menulis 93.567.794.214.698 dengan mudah. Angka tersebut tidak bisa ditulis dengan sistem angka Romawi.</span></h4>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Dalam ensiklopedi Microsoft Encarta disebut bahwa dalam dunia Islam yang menyebar ke Barat hingga Spanyol banyak dihasilkan penemuan Ilmiah seperti angka Arab:</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">===</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">The Islamic world, which in medieval times extended as far west as Spain, also produced many scientific breakthroughs. The Arab mathematician Muhammad al-Khwārizmī introduced Hindu-Arabic numerals to Europe many centuries after they had been devised in southern Asia.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">===</p>
<h4 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">Astronom Arab (baca Astronom Muslim) juga banyak yang menemukan dan menamakan bintang seperti Aldebaran, Altair, dan Deneb. Al Haytham (Alhacen) yang mengantarkan ilmu Optic juga menemukan metode Ilmiah yang menekankan kepada observasi, eksperimen, dan pencatatan yang akurat.</span></h4>
<h4 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">Singkatnya, Nabi Muhammad bukan hanya sekedar pemimpin agama atau Nabi. Namun beliau juga adalah pemimpin militer, pemimpin negara, dan juga peletak fondasi berkembangnya ilmu pengetahuan Islam (Islam Golden Age) di kalangan ummat Islam.</span></h4>
<h4 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">Tak heran jika seorang Non Muslim seperti Michael H Hart pun mengakui Nabi Muhammad sebagai orang nomor satu di dunia mengalahkan Yesus dan manusia-manusia lain di dunia.</span></h4>
<h4 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">Jika Non Muslim saja bersikap seperti itu, maka ummat Islam yang dalam syahadahnya mengakui Muhammad sebagai utusan Allah juga harus mengakui bahwa Nabi Muhammad adalah manusia paling sempurna yang maksum (terpelihara dari kesalahan). Oleh karena itu ummat Islam harus mempelajari siroh/sejarah Nabi dan mengikuti sunnah Nabi.</span></h4>
<h4 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">Berikut komentar tokoh Non Muslim terhadap Nabi Muhammad dan Islam:</span></h4>
<h4 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">Sir George Bernard Shaw in &#8216;The Genuine Islam,&#8217; Vol. 1, No. 8, 1936.</span></h4>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">&#8220;If any religion had the chance of ruling over England, nay Europe within the next hundred years, it could be Islam.&#8221;</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">“I have always held the religion of Muhammad in high estimation because of its wonderful vitality. It is the only religion which appears to me to possess that assimilating capacity to the changing phase of existence which can make itself appeal to every age. I have studied him &#8211; the wonderful man and in my opinion for from being an anti-Christ, he must be called the Savior of Humanity.&#8221; </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">&#8220;I believe that if a man like him were to assume the dictatorship of the modern world he would succeed in solving its problems in a way that would bring it the much needed peace and happiness: I have prophesied about the faith of Muhammad that it would be acceptable to the Europe of tomorrow as it is beginning to be acceptable to the Europe of today.”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<h4 style="text-align: justify;"><a title="hart" name="hart"></a><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">Michael Hart in &#8216;The 100, A Ranking of the Most Influential Persons In History,&#8217; </span><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">New York</span><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">, 1978.</span></h4>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">My choice of Muhammad to lead the list of the world’s most influential persons may surprise some readers and may be questioned by others, but he was the only man in history who was supremely successful on both the secular and religious level. &#8230;It is probable that the relative influence of Muhammad on Islam has been larger than the combined influence of Jesus Christ and St. Paul on Christianity. &#8230;It is this unparalleled combination of secular and religious influence which I feel entitles Muhammad to be considered the most influential single figure in human history.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<h4 style="text-align: justify;"><a title="gandhi" name="gandhi"></a><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">Mahatma Gandhi, statement published in &#8216;Young </span><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">India</span><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">,&#8217;1924.</span></h4>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">I wanted to know the best of the life of one who holds today an undisputed sway over the hearts of millions of mankind&#8230;. I became more than ever convinced that it was not the sword that won a place for Islam in those days in the scheme of life. It was the rigid simplicity, the utter self-effacement of the Prophet the scrupulous regard for pledges, his intense devotion to his friends and followers, his intrepidity, his fearlessness, his absolute trust in God and in his own mission. These and not the sword carried everything before them and surmounted every obstacle. When I closed the second volume (of the Prophet&#8217;s biography), I was sorry there was not more for me to read of that great life.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">MUHAMMAD</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">570-632</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"><a href="http://www.jamaat.net/hart/thetop100.html">http://www.jamaat.net/hart/thetop100.html</a></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">From the 100, a Ranking of the Most Influential Persons in History</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">by Michael H. Hart</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">My choice of Muhammad to lead the list of the world&#8217;s most influential persons may surprise some readers and may be questioned by others, but he was the only man in history who was supremely successful on both the religious and secular levels.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">Of humble origins, Muhammad founded and promulgated one of the world&#8217;s great religions, and became an immensely effective political leader. Today, thirteen centuries after his death, his influence is still powerful and pervasive.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">The majority of the persons in this book had the advantage of being born and raised in centers of civilization, highly cultured or politically pivotal nations. Muhammad, however, was born in the year 570, in the city of Mecca, in southern Arabia, at that time a backward area of the world, far from the centers of trade, art, and learning. Orphaned at age six, he was reared in modest surroundings. Islamic tradition tells us that he was illiterate. His economic position improved when, at age twenty-five, he married a wealthy widow. Nevertheless, as he approached forty, there was little outward indication that he was a remarkable person.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">Most Arabs at that time were pagans, who believed in many gods. There were, however, in Mecca, a small number of Jews and Christians; it was from them no doubt that Muhammad first learned of a single, omnipotent God who ruled the entire universe. When he was forty years old, Muhammad became convinced that this one true God (Allah) was speaking to him, and had chosen him to spread the true faith.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">For three years, Muhammad preached only to close friends and associates. Then, about 613, he began preaching in public. As he slowly gained converts, the Meccan authorities came to consider him a dangerous nuisance. In 622, fearing for his safety, Muhammad fled to Medina (a city some 200 miles north of Mecca), where he had been offered a position of considerable political power.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">This flight, called the Hegira, was the turning point of the Prophet&#8217;s life. In Mecca, he had had few followers. In Medina, he had many more, and he soon acquired an influence that made him a virtual dictator. During the next few years, while Muhammad s following grew rapidly, a series of battles were fought between Medina and Mecca. This was ended in 630 with Muhammad&#8217;s triumphant return to Mecca as conqueror. The remaining two and one-half years of his life witnessed the rapid conversion of the Arab tribes to the new religion. When Muhammad died, in 632, he was the effective ruler of all of southern Arabia.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">The Bedouin tribesmen of Arabia had a reputation as fierce warriors. But their number was small; and plagued by disunity and internecine warfare, they had been no match for the larger armies of the kingdoms in the settled agricultural areas to the north. However, unified by Muhammad for the first time in history, and inspired by their fervent belief in the one true God, these small Arab armies now embarked upon one of the most astonishing series of conquests in human history. To the northeast of Arabia lay the large Neo-Persian Empire of the Sassanids; to the northwest lay the Byzantine, or Eastern Roman Empire, centered in Constantinople. Numerically, the Arabs were no match for their opponents. On the field of battle, though, the inspired Arabs rapidly conquered all of Mesopotamia, Syria, and Palestine. By 642, Egypt had been wrested from the Byzantine Empire, while the Persian armies had been crushed at the key battles of Qadisiya in 637, and Nehavend in 642.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">But even these enormous conquests-which were made under the leadership of Muhammad&#8217;s close friends and immediate successors, Abu Bakr and &#8216;Umar ibn al-Khattab -did not mark the end of the Arab advance. By 711, the Arab armies had swept completely across North Africa to the Atlantic Ocean There they turned north and, crossing the Strait of Gibraltar, overwhelmed the Visigothic kingdom in Spain.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">For a while, it must have seemed that the Moslems would overwhelm all of Christian Europe. However, in 732, at the famous Battle of Tours, a Moslem army, which had advanced into the center of France, was at last defeated by the Franks. Nevertheless, in a scant century of fighting, these Bedouin tribesmen, inspired by the word of the Prophet, had carved out an empire stretching from the borders of India to the Atlantic Ocean-the largest empire that the world had yet seen. And everywhere that the armies conquered, large-scale conversion to the new faith eventually followed.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">Now, not all of these conquests proved permanent. The Persians, though they have remained faithful to the religion of the Prophet, have since regained their independence from the Arabs. And in Spain, more than seven centuries of warfare 5 finally resulted in the Christians reconquering the entire peninsula. However, Mesopotamia and Egypt, the two cradles of ancient civilization, have remained Arab, as has the entire coast of North Africa. The new religion, of course, continued to spread, in the intervening centuries, far beyond the borders of the original Moslem conquests. Currently it has tens of millions of adherents in Africa and Central Asia and even more in Pakistan and northern India, and in Indonesia. In Indonesia, the new faith has been a unifying factor. In the Indian subcontinent, however, the conflict between Moslems and Hindus is still a major obstacle to unity.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">How, then, is one to assess the overall impact of Muhammad on human history? Like all religions, Islam exerts an enormous influence upon the lives of its followers. It is for this reason that the founders of the world&#8217;s great religions all figure prominently in this book . Since there are roughly twice as many Christians as Moslems in the world, it may initially seem strange that Muhammad has been ranked higher than Jesus. There are two principal reasons for that decision. First, Muhammad played a far more important role in the development of Islam than Jesus did in the development of Christianity. Although Jesus was responsible for the main ethical and moral precepts of Christianity (insofar as these differed from Judaism), St. Paul was the main developer of Christian theology, its principal proselytizer, and the author of a large portion of the New Testament.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">Muhammad, however, was responsible for both the theology of Islam and its main ethical and moral principles. In addition, he played the key role in proselytizing the new faith, and in establishing the religious practices of Islam. Moreover, he is the author of the Moslem holy scriptures, the Koran, a collection of certain of Muhammad&#8217;s insights that he believed had been directly revealed to him by Allah. Most of these utterances were copied more or less faithfully during Muhammad&#8217;s lifetime and were collected together in authoritative form not long after his death. The Koran therefore, closely represents Muhammad&#8217;s ideas and teachings and to a considerable extent his exact words. No such detailed compilation of the teachings of Christ has survived. Since the Koran is at least as important to Moslems as the Bible is to Christians, the influence of Muhammed through the medium of the Koran has been enormous It is probable that the relative influence of Muhammad on Islam has been larger than the combined influence of Jesus Christ and St. Paul on Christianity. On the purely religious level, then, it seems likely that Muhammad has been as influential in human history as Jesus.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">Furthermore, Muhammad (unlike Jesus) was a secular as well as a religious leader. In fact, as the driving force behind the Arab conquests, he may well rank as the most influential political leader of all time.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">Of many important historical events, one might say that they were inevitable and would have occurred even without the particular political leader who guided them. For example, the South American colonies would probably have won their independence from Spain even if Simon Bolivar had never lived. But this cannot be said of the Arab conquests. Nothing similar had occurred before Muhammad, and there is no reason to believe that the conquests would have been achieved without him. The only comparable conquests in human history are those of the Mongols in the thirteenth century, which were primarily due to the influence of Genghis Khan. These conquests, however, though more extensive than those of the Arabs, did not prove permanent, and today the only areas occupied by the Mongols are those that they held prior to the time of Genghis Khan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<input id="gwProxy" type="hidden" /><!--Session data--><br />
<input id="jsProxy" onclick="jsCall();" type="hidden" /></p>
<div class="shr-publisher-90"></div><!-- Start Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><div class='shareaholic-like-buttonset' style='float:none;height:30px;'><a class='shareaholic-fblike' data-shr_layout='button_count' data-shr_showfaces='false' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2008%2F03%2F31%2Fnabi-muhammad-manusia-paling-sempurna-di-dunia%2F' data-shr_title='Nabi+Muhammad+Manusia+Paling+Sempurna+di+Dunia'></a><a class='shareaholic-fbsend' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2008%2F03%2F31%2Fnabi-muhammad-manusia-paling-sempurna-di-dunia%2F'></a><a class='shareaholic-googleplusone' data-shr_size='medium' data-shr_count='true' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2008%2F03%2F31%2Fnabi-muhammad-manusia-paling-sempurna-di-dunia%2F' data-shr_title='Nabi+Muhammad+Manusia+Paling+Sempurna+di+Dunia'></a><a class='shareaholic-tweetbutton' data-shr_count='none' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2008%2F03%2F31%2Fnabi-muhammad-manusia-paling-sempurna-di-dunia%2F' data-shr_title='Nabi+Muhammad+Manusia+Paling+Sempurna+di+Dunia'></a></div><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><!-- End Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-islam.or.id/2008/03/31/nabi-muhammad-manusia-paling-sempurna-di-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Download File Presentasi Aqidah Islam Gratis</title>
		<link>http://media-islam.or.id/2008/01/02/download-file-presentasi-aqidah-islam-gratis/</link>
		<comments>http://media-islam.or.id/2008/01/02/download-file-presentasi-aqidah-islam-gratis/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jan 2008 07:32:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nizami</dc:creator>
				<category><![CDATA[Download]]></category>
		<category><![CDATA[Iman]]></category>
		<category><![CDATA[Iman Kepada Allah]]></category>
		<category><![CDATA[Iman Kepada Hari Akhir]]></category>
		<category><![CDATA[Iman Kepada Kitab Suci]]></category>
		<category><![CDATA[Iman Kepada Rasul]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.media-islam.or.id/2007/10/26/download-file-presentasi-aqidah-islam-gratis/</guid>
		<description><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align: justify">Bagi rekan-rekan yang ingin mendownload file presentasi Aqidah / Rukun Iman gratis, silahkan download di sini.</p> <p class="MsoNormal" style="text-align: justify">Di situ dijelaskan tentang Iman kepada Allah, bukti tentang Tuhan itu ada, sifat-sifat Allah, iman kepada Malaikat Allah, Iman kepada Kitab Suci Allah, Iman kepada Rasul, Iman kepada Hari Akhir, dan Iman [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- Start Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><!-- End Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial">Bagi rekan-rekan yang ingin mendownload file presentasi Aqidah / Rukun Iman gratis, silahkan download di sini.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial">Di situ dijelaskan tentang Iman kepada Allah, bukti tentang Tuhan itu ada, sifat-sifat Allah, iman kepada Malaikat Allah, Iman kepada Kitab Suci Allah, Iman kepada Rasul, Iman kepada Hari Akhir, dan Iman kepada Qadla (Takdir) dan Qadar.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial"> </span><span id="more-70"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial" lang="SV">Penjelasan bukan hanya berdasarkan ayat Al Qur’an dan Hadits, melainkan juga dengan argumentasi yang rasional dan masuk akal.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial" lang="SV">Bagi yang ingin download silahkan klik:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial" lang="SV"> </span><a title="Download File Presentasi Aqidah Islam Gratis" href=" 	 http://www.ziddu.com/download/6934819/aqidah.zip.html">Download File Presentasi Aqidah Islam Gratis</a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial" lang="SV">Salam</span></p>
<div class="shr-publisher-70"></div><!-- Start Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><div class='shareaholic-like-buttonset' style='float:none;height:30px;'><a class='shareaholic-fblike' data-shr_layout='button_count' data-shr_showfaces='false' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2008%2F01%2F02%2Fdownload-file-presentasi-aqidah-islam-gratis%2F' data-shr_title='Download+File+Presentasi+Aqidah+Islam+Gratis'></a><a class='shareaholic-fbsend' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2008%2F01%2F02%2Fdownload-file-presentasi-aqidah-islam-gratis%2F'></a><a class='shareaholic-googleplusone' data-shr_size='medium' data-shr_count='true' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2008%2F01%2F02%2Fdownload-file-presentasi-aqidah-islam-gratis%2F' data-shr_title='Download+File+Presentasi+Aqidah+Islam+Gratis'></a><a class='shareaholic-tweetbutton' data-shr_count='none' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2008%2F01%2F02%2Fdownload-file-presentasi-aqidah-islam-gratis%2F' data-shr_title='Download+File+Presentasi+Aqidah+Islam+Gratis'></a></div><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><!-- End Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-islam.or.id/2008/01/02/download-file-presentasi-aqidah-islam-gratis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>39</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Download Software Hadits Digital Gratis dari Islamasoft</title>
		<link>http://media-islam.or.id/2008/01/02/download-software-hadits-digital-gratis-dari-islamasoft/</link>
		<comments>http://media-islam.or.id/2008/01/02/download-software-hadits-digital-gratis-dari-islamasoft/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jan 2008 07:06:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nizami</dc:creator>
				<category><![CDATA[Download]]></category>
		<category><![CDATA[Iman Kepada Rasul]]></category>
		<category><![CDATA[Download Hadits Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Hadits Digital]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.media-islam.or.id/2007/11/26/download-software-hadits-digital-gratis-dari-islamasoft/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Berikut adalah kumpulan Hadits Digital gratis dari Islamasoft (http://www.islamasoft.co.uk). Berisi Sahih Bukhari, Sahih Muslim, Sunan Abu Daud, Sunan At Tirmidzi, dan Al Muwatho dalam bahasa Inggris. Untuk Hadits bahasa Indonesia, anda bisa download di:</p> <p>http://media-islam.or.id/2008/01/02/download-hadits-digital-bahasa-indonesia-gratis</p> <p>Download hsetup.exe terlebih dulu, kemudian download plugin hadits yang diinginkan.</p> <p>Berhubung saya lihat link di islamasoft.co.uk sebagian mati, saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- Start Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><!-- End Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><p><strong>Berikut  adalah kumpulan Hadits Digital gratis dari Islamasoft  (http://www.islamasoft.co.uk). Berisi Sahih Bukhari, Sahih Muslim, Sunan  Abu Daud, Sunan At Tirmidzi, dan Al Muwatho dalam bahasa Inggris. Untuk Hadits bahasa Indonesia, anda bisa download di:</strong></p>
<p><a href="http://media-islam.or.id/2008/01/02/download-hadits-digital-bahasa-indonesia-gratis">http://media-islam.or.id/2008/01/02/download-hadits-digital-bahasa-indonesia-gratis</a></p>
<p>Download hsetup.exe terlebih dulu, kemudian download plugin hadits yang diinginkan.</p>
<p>Berhubung saya lihat link di islamasoft.co.uk sebagian mati, saya upload filenya ke ziddu.com.</p>
<p><strong><span id="more-69"></span>1. File hsetup.exe untuk setup awal</strong></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/12799423/hsetup.exe.html"><strong>http://www.ziddu.com/download/12799423/hsetup.exe.html</strong></a></p>
<p><strong>2. Plugin Hadits Shahih Bukhari</strong></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/12799499/sb_install.exe.html"><strong>http://www.ziddu.com/download/12799499/sb_install.exe.html</strong></a></p>
<p><strong>3. Plugin Hadits Shahih Muslim</strong></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/12799513/sm_install.exe.html"><strong>http://www.ziddu.com/download/12799513/sm_install.exe.html</strong></a></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>4. Plugin Shamail Tirmidzi</strong></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/12799512/st_install.exe.html"><strong>http://www.ziddu.com/download/12799512/st_install.exe.html</strong></a></p>
<p><strong>5. Plugin Hadits Abu Daud</strong></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/12799452/ad_install.exe.html"><strong>http://www.ziddu.com/download/12799452/ad_install.exe.html</strong></a></p>
<p><strong>6. Plugin Hadits Al Muwaththo Imam Malik<br />
</strong></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/12799498/mm_install.exe.html"><strong>http://www.ziddu.com/download/12799498/mm_install.exe.html</strong></a></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>7. Plugin Hadits Fiqih Sunnah</strong></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/12799453/fs_install.exe.html"><strong>http://www.ziddu.com/download/12799453/fs_install.exe.html</strong></a></p>
<p><strong>8. Plugin Extra</strong></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/12799454/ex_install.exe.html"><strong>http://www.ziddu.com/download/12799454/ex_install.exe.html</strong></a></p>
<p><strong><a href="http://www.islamasoft.co.uk/downloads.html">http://www.islamasoft.co.uk/downloads.html</a></strong></p>
<h1>Software Downloads</h1>
<p>For PC (Microsoft Windows)</p>
<hr />
<table id="AutoNumber1" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td width="72%"><strong>1. The Hadith Software V1.0</strong></td>
<td width="5%"><strong>2.1 MB</strong></td>
<td width="36%"><a href="http://www.download.com/The-Hadith-Software/3000-2135_4-10860249.html?hhTest=1&amp;tag=lst-3&amp;cdlPid=10860250"><img src="http://www.islamasoft.co.uk/images/download.gif" border="0" alt="" width="80" height="19" /></a></td>
</tr>
<tr>
<td width="46%"><strong> &#8211; Plugin Sahih Bukhari</strong></td>
<td width="18%"><strong>1.6 MB</strong></td>
<td width="36%"><a href="http://www.islamchannel.tv/downloads.aspx"><img src="http://www.islamasoft.co.uk/images/download.gif" border="0" alt="" width="80" height="19" /></a></td>
</tr>
<tr>
<td width="46%"><strong> &#8211; Plugin Sahih Muslim</strong></td>
<td width="18%"><strong>1.4 MB</strong></td>
<td width="36%"><a href="http://www.islamchannel.tv/downloads.aspx"><img src="http://www.islamasoft.co.uk/images/download.gif" border="0" alt="" width="80" height="19" /></a></td>
</tr>
<tr>
<td width="46%"><strong> &#8211; Plugin Maliks Muwatta</strong></td>
<td width="18%"><strong>0.8 MB</strong></td>
<td width="36%"><a href="http://www.islamchannel.tv/downloads.aspx"><img src="http://www.islamasoft.co.uk/images/download.gif" border="0" alt="" width="80" height="19" /></a></td>
</tr>
<tr>
<td width="46%"><strong> &#8211; Plugin Fiqh-us-Sunnah</strong></td>
<td width="18%"><strong>0.8 MB</strong></td>
<td width="36%"><a href="http://www.islamchannel.tv/downloads.aspx"><img src="http://www.islamasoft.co.uk/images/download.gif" border="0" alt="" width="80" height="19" /></a></td>
</tr>
<tr>
<td width="46%"><strong> &#8211; Plugin Shamaa-il Tirmidhi</strong></td>
<td width="18%"><strong>0.5 MB</strong></td>
<td width="36%"><a href="http://www.islamchannel.tv/downloads.aspx"><img src="http://www.islamasoft.co.uk/images/download.gif" border="0" alt="" width="80" height="19" /></a></td>
</tr>
<tr>
<td width="46%"><strong> &#8211; Plugin Abu Dawud</strong></td>
<td width="18%"><strong>0.7 MB</strong></td>
<td width="36%"><a href="http://www.islamchannel.tv/downloads.aspx"><img src="http://www.islamasoft.co.uk/images/download.gif" border="0" alt="" width="80" height="19" /></a></td>
</tr>
<tr>
<td width="46%"><strong> &#8211; Plugin Bonus/Extras</strong></td>
<td width="18%"><strong>0.3 MB</strong></td>
<td width="36%"><a href="http://www.islamchannel.tv/downloads.aspx"><img src="http://www.islamasoft.co.uk/images/download.gif" border="0" alt="" width="80" height="19" /></a></td>
</tr>
<tr>
<td width="46%"></td>
<td width="18%"></td>
<td width="36%"></td>
</tr>
<tr>
<td width="46%"><strong>2. The Athan Software V1.1 </strong></td>
<td width="18%"><strong>1.3 MB</strong></td>
<td width="36%"><a href="http://www.download.com/The-Athan-Software/3000-2135_4-10860246.html?tag=lst-3&amp;cdlPid=10860247"><img src="http://www.islamasoft.co.uk/images/download.gif" border="0" alt="" width="80" height="19" /></a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table id="AutoNumber2" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td width="71%"><strong>For Mobile (Designed For Nokia        And Sony Ericsson)</strong></td>
<td width="29%" align="right"><img src="http://www.islamasoft.co.uk/images/nokiase.gif" border="0" alt="" width="120" height="17" /></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<hr />
<table id="AutoNumber1" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td width="72%">
<p dir="ltr"><strong>1. Daily Prayers For Mobiles V1.0 Beta       &#8211; New</strong></p>
</td>
<td width="5%"><strong>80 KB</strong></td>
<td width="36%"><a href="http://www.islamasoft.co.uk/products/mobile/DailyPrayers.zip"><img src="http://www.islamasoft.co.uk/images/download.gif" border="0" alt="" width="80" height="19" /></a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<div class="shr-publisher-69"></div><!-- Start Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><div class='shareaholic-like-buttonset' style='float:none;height:30px;'><a class='shareaholic-fblike' data-shr_layout='button_count' data-shr_showfaces='false' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2008%2F01%2F02%2Fdownload-software-hadits-digital-gratis-dari-islamasoft%2F' data-shr_title='Download+Software+Hadits+Digital+Gratis+dari+Islamasoft'></a><a class='shareaholic-fbsend' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2008%2F01%2F02%2Fdownload-software-hadits-digital-gratis-dari-islamasoft%2F'></a><a class='shareaholic-googleplusone' data-shr_size='medium' data-shr_count='true' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2008%2F01%2F02%2Fdownload-software-hadits-digital-gratis-dari-islamasoft%2F' data-shr_title='Download+Software+Hadits+Digital+Gratis+dari+Islamasoft'></a><a class='shareaholic-tweetbutton' data-shr_count='none' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2008%2F01%2F02%2Fdownload-software-hadits-digital-gratis-dari-islamasoft%2F' data-shr_title='Download+Software+Hadits+Digital+Gratis+dari+Islamasoft'></a></div><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><!-- End Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-islam.or.id/2008/01/02/download-software-hadits-digital-gratis-dari-islamasoft/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>108</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dalil Nabi Muhammad Nabi Terakhir</title>
		<link>http://media-islam.or.id/2007/09/27/dalil-nabi-muhammad-nabi-terakhir/</link>
		<comments>http://media-islam.or.id/2007/09/27/dalil-nabi-muhammad-nabi-terakhir/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Sep 2007 09:09:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nizami</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aliran Sesat]]></category>
		<category><![CDATA[Iman Kepada Rasul]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmadiyyah]]></category>
		<category><![CDATA[Nabi Muhammad Nabi Terakhir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.media-islam.or.id/2007/09/27/dalil-nabi-muhammad-nabi-terakhir/</guid>
		<description><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Di bawah adalah dalil Nabi Muhammad Nabi dan Rasul terakhir dan tidak ada Nabi sesudahnya. Ini adalah dalil-dalil dari Al Qur’an dan Hadits yang mematahkan argumen kelompok Ahmadiyah yang menyatakan Mirza Ghulam Ahmad sebagai Nabi. </p> <p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Ketika disodorkan ayat: QS AL AHZAB 40: ” Bukanlah Muhammad itu bapak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- Start Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><!-- End Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">Di bawah adalah dalil Nabi Muhammad Nabi dan Rasul terakhir dan tidak ada Nabi sesudahnya. Ini adalah dalil-dalil dari Al Qur’an dan Hadits yang mematahkan argumen kelompok Ahmadiyah yang menyatakan Mirza Ghulam Ahmad sebagai Nabi. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">Ketika disodorkan ayat: </span><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"><strong>QS AL AHZAB 40: ” Bukanlah Muhammad itu bapak salah seorang laki-laki di antara kamu tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup Nabi-nabi”</strong></span><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">. ada yang berargumen bahwa Nabi Muhammad hanya Nabi terakhir. Bukan Rasul terakhir. Namun hadits di bawah menunjukkan bahwa Nabi Muhammad bukan hanya Nabi terakhir, tapi juga Rasul terakhir: </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span id="more-28"></span><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">Rasulullah SAW menegaskan: “Rantai Kerasulan dan Kenabian telah sampai pada akhirnya. Tidak akan ada lagi rasul dan nabi sesudahku”. (Tirmidhi, Kitab-ur-Rouya, Bab Zahab-un-Nubuwwa; Musnad Ahmad; Marwiyat-Anas bin Malik).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV">Date: Fri, 13 Dec 1996 15:36:34 MET</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV">From: M. Nurhuda &lt;mnurhuda@HRZ.Uni-Bielefeld.DE&gt;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">To: hikmah@isnet.org</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">Assalamu’ alaikum Wr. Wb,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">Inilah 17 dalil tak ada Nabi baru setelah Muhammad.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">TAK ADA NABI BARU LAGI SETELAH RASULULLAH</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">—————————————–</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"><strong>1. QS AL AHZAB 40: ” Bukanlah Muhammad itu bapak salah seorang laki-laki di antara kamu tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup Nabi-nabi”</strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">2. Imam Muslim dan yang lainnya meriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">“Perumpamaan saya dan para Nabi sebelum saya seperti orang yang membangun satu bangunan lalu dia membaguskan dan membuat indah bangunan itu kecuali tempat batu yang ada di salah satu sudut. Kemudian orang-orang mengelilinginya dan mereka ta’juk lalu berkata: ‘kenapa kamu tidak taruh batu ini.?’ Nabi menjawab : Sayalah batu itu dan saya penutup Nabi-nabi”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">3. Imam Muslim juga meriwayatkan dari Jubair bin Mut’im RA bahwa Nabi SAW bersabda:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">“Sesungguhnya saya mempunyai nama-nama, saya Muhammad, saya Ahmad, saya Al-Mahi, yang mana Allah menghapuskan kekafiran karena saya, saya Al-Hasyir yang mana manusia berkumpul di kaki saya, saya Al-Aqib yang tidak ada Nabi setelahnya”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">4. Abu Daud dan yang lain dalam hadist Thauban Al-Thawil, bersabda Nabi Muhammad SAW:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">“Akan ada pada umatku 30 pendusta semuanya mengaku nabi, dan saya penutup para Nabi dan tidak ada nabi setelahku”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">5. Khutbah terakhir Rasulullah …</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">” …Wahai manusia, tidak ada nabi atau rasul yang akan datang sesudahku dan tidak ada agama baru yang akan lahir.Karena itu, wahai manusia, berpikirlah dengan baik dan pahamilah kata-kata yang kusampaikan kepadamu. Aku tinggalkan dua hal: Al Quran dan Sunnah, contoh-contoh dariku; dan jika kamu ikuti keduanya kamu tidak akan pernah tersesat …”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">6. Rasulullah SAW menjelaskan: “Suku Israel dipimpim oleh Nabi-nabi. Jika seorang Nabi meninggal dunia, seorang nabi lain meneruskannya. Tetapi tidak ada nabi yang akan datang sesudahku; hanya para kalifah yang akan menjadi penerusku (Bukhari, Kitab-ul-Manaqib).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">7. Rasulullah SAW menegaskan: “Posisiku dalam hubungan dengan nabi-nabi yang datang sebelumku dapat dijelaskan dengan contoh berikut: Seorang laki-laki mendirikan sebuah bangunan dan menghiasinya dengan keindahan yang agung, tetapi dia menyisakan sebuah lubang di sudut untuk tempat sebuah batu yang belum dipasang. Orang-orang melihat sekeliling bangunan tersebut dan mengagumi keindahannya, tetapi bertanya-tanya, kenapa ada sebuah batu yang hilang dari lubang tersebut? Aku seperti batu yang hilang itu dan aku adalah yang terakhir dalam jajaran Nabi-nabi”. (Bukhari, Kitab-ul-Manaqib).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">8. Rasulullah SAW menyatakan: “Allah telah memberkati aku dengan enam macam kebaikan yang tidak dinikmati Nabi-nabi terdahulu: &#8211; Aku dikaruniai keahlian berbicara yang efektif dan sempurna. &#8211; Aku diberi kemenangan karena musuh gentar menghadapiku &#8211; Harta rampasan perang dihalalkan bagiku. -Seluruh bumi telah dijadikan tempatku beribadah dan juga telah menjadi alat pensuci bagiku. Dengan kata lain, dalam agamaku, melakukan shalat tidak harus di suatu tempat ibadah tertentu. Shalat dapat dilakukan di manapun di atas bumi. Dan jika air tidak tersedia, ummatku diizinkan untuk berwudhu dengan tanah (Tayammum) dan membersihkan dirinya dengan tanah jika air untuk mandi langka. &#8211; Aku diutus Allah untuk menyampaikan pesan suciNYA bagi seluruh dunia. – Dan jajaran Kenabian telah mencapai akhirnya padaku (Riwayat Muslim, Tirmidhi, Ibnu Majah)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">9. Rasulullah SAW menegaskan: “Rantai Kerasulan dan Kenabian telah sampai pada akhirnya. Tidak akan ada lagi rasul dan nabi sesudahku”. (Tirmidhi, Kitab-ur-Rouya, Bab Zahab-un-Nubuwwa; Musnad Ahmad; Marwiyat-Anas bin Malik).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">10. Rasulullah SAW menjelaskan: ‘Saya Muhammad, Saya Ahmad, Saya Pembersih dan kekafiran harus dihapuskan melalui aku; Saya Pengumpul, Manusia harus berkumpul pada hari kiamat yang datang sesudahku. (Dengan kata lain, Kiamat adalah satu-satunya yang akan datang sesudahku); dan saya adalah Yang Terakhir dalam arti tidak ada nabi yang datang sesudahku”. (Bukhari dan Muslim, Kitab-ul-Fada’il, Bab Asmaun-Nabi; Tirmidhi, Kitab-ul-Adab, Bab Asma-un-Nabi; Muatta’, Kitab-u-Asma-in-Nabi; Al-Mustadrak Hakim, Kitab-ut-Tarikh, Bab Asma-un-Nabi).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">11. Rasulullah SAW menjelaskan: “Allah yang Maha Kuasa tidak mengirim seorang Nabi pun ke dunia ini yang tidak memperingatkan ummatnya tentang kemunculan Dajjal (Anti-Kristus, tetapi Dajjal tidak muncul dalam masa mereka). </span><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV">Aku yang terakhir dalam jajaran Nabi-Nabi dan kalian ummat terakhir yang beriman. Tidak diragukan, suatu saat, Dajjal akan datang dari antara kamu”. (Ibnu Majah, Kitabul Fitan, Bab Dajjal).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV">12. Abdur Rahman bin Jubair melaporkan: “Saya mendengar Abdullah bin ‘Amr ibn-’As menceritakan bahwa suatu hari Rasulullah SAW keluar dari rumahnya dan bergabung dengan mereka. Tindak-tanduknya memberi kesan seolah-olah beliau akan meninggalkan kita. Beliau berkata: “Aku Muhammad, Nabi Allah yang buta huruf”, dan mengulangi pernyataan itu tiga kali. Lalu beliau menegaskan: “Tidak ada lagi Nabi sesudahku”. (Musnad Ahmad, Marwiyat ‘Abdullah bin ‘Amr ibn-’As).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV">13. Rasulullah SAW berkata: ” Allah tidak akan mengutus Nabi sesudahku, tetapi hanya Mubashirat”. Dikatakan, apa yang dimaksud dengan al-Mubashirat. Beliau berkata: Visi yang baik atau visi yang suci”. (Musnad Ahmad, marwiyat Abu Tufail, Nasa’i, Abu Dawud). (Dengan kata lain tidak ada kemungkinan turunnya wahyu Allah di masa yang akan datang. Paling tinggi, jika seseorang mendapat inspirasi dari Allah, dia akan menerimanya dalam bentuk mimpi yang suci).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV">14. Rasulullah SAW berkata: “Jika benar seorang Nabi akan datang sesudahku, orang itu tentunya Umar bin Khattab”. (Tirmidhi, Kitab-ul-Manaqib).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV">15. Rasulullah SAW berkata kepada ‘Ali, “Hubunganmu denganku ialah seperti hubungan Harun dengan Musa. Tetapi tidak ada Nabi yang akan datang sesudahku”. (Bukhari dan Muslim, Kitab Fada’il as-Sahaba).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV">16. Rasulullah SAW menjelaskan: “Di antara suku Israel sebelum kamu, benar-benar ada orang-orang yang berkomunikasi dengan Tuhan, meskipun mereka bukanlah NabiNYA. Jika ada satu orang di antara ummatku yang akan berkomunikasi dengan Allah, orangnya tidak lain daripada Umar. (Bukhari, Kitab-ul-Manaqib)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV">17. Rasulullah SAW berkata: “Tidak ada Nabi yang akan datang sesudahku dan karena itu, tidak akan ada ummat lain pengikut nabi baru apapun”. (Baihaqi, Kitab-ul-Rouya; Tabrani)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV">Wassalam</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">M. Nurhuda</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">http://media.isnet.org/islam/Ahmadiyyah/Dalil17.html</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">Silahkan baca juga:</span></p>
<p><strong><a href="http://media-islam.or.id/2007/09/26/fatwa-mui-ahmadiyah-qadiyan-sesat/">Fatwa MUI Ahmadiyah Sesat</a></strong></p>
<p><strong><a title="Permanent Link to Fatwa Liga Muslim Dunia – Ahmadiyah Sesat" rel="bookmark" href="http://media-islam.or.id/2007/09/26/fatwa-liga-muslim-dunia-ahmadiyah-sesat/">Fatwa Liga Muslim Dunia &#8211; Ahmadiyah Sesat</a></strong></p>
<p><strong><a title="Permanent Link to Dalil Nabi Muhammad Nabi Terakhir" rel="bookmark" href="http://media-islam.or.id/2007/09/27/dalil-nabi-muhammad-nabi-terakhir/">Dalil Nabi Muhammad Nabi Terakhir</a></strong></p>
<div class="shr-publisher-28"></div><!-- Start Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><div class='shareaholic-like-buttonset' style='float:none;height:30px;'><a class='shareaholic-fblike' data-shr_layout='button_count' data-shr_showfaces='false' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2007%2F09%2F27%2Fdalil-nabi-muhammad-nabi-terakhir%2F' data-shr_title='Dalil+Nabi+Muhammad+Nabi+Terakhir'></a><a class='shareaholic-fbsend' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2007%2F09%2F27%2Fdalil-nabi-muhammad-nabi-terakhir%2F'></a><a class='shareaholic-googleplusone' data-shr_size='medium' data-shr_count='true' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2007%2F09%2F27%2Fdalil-nabi-muhammad-nabi-terakhir%2F' data-shr_title='Dalil+Nabi+Muhammad+Nabi+Terakhir'></a><a class='shareaholic-tweetbutton' data-shr_count='none' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2007%2F09%2F27%2Fdalil-nabi-muhammad-nabi-terakhir%2F' data-shr_title='Dalil+Nabi+Muhammad+Nabi+Terakhir'></a></div><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><!-- End Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-islam.or.id/2007/09/27/dalil-nabi-muhammad-nabi-terakhir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Isra’ Mi’raj Dari Perspektif Modern</title>
		<link>http://media-islam.or.id/2007/09/14/isra%e2%80%99-mi%e2%80%99raj-dari-perspektif-modern/</link>
		<comments>http://media-islam.or.id/2007/09/14/isra%e2%80%99-mi%e2%80%99raj-dari-perspektif-modern/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Sep 2007 02:34:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nizami</dc:creator>
				<category><![CDATA[Iman Kepada Rasul]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.media-islam.or.id/2007/09/14/isra%e2%80%99-mi%e2%80%99raj-dari-perspektif-modern/</guid>
		<description><![CDATA[<p class="Section1">&#160;</p> <p class="MsoNormal" style="text-align: justify">“Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” [Al Isroo’:1]</p> <p class="MsoNormal" style="text-align: justify"> </p> <p class="MsoBodyText2">Ketika [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- Start Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><!-- End Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><p class="Section1">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><strong><span style="color: teal">“Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” [Al Isroo’:1]</span></strong><span style="color: teal"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal"><!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoBodyText2">Ketika Nabi Muhammad SAW menceritakan pengalamannya pergi dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha, kemudian ke langit ke 7 hingga Sidratul Muntaha dalam waktu semalam, maka orang-orang kafir Quraisy mentertawakannya, sementara banyak orang yang telah masuk Islam, akhirnya murtad kembali karena tidak percaya akan Isra’ dan Mi’raj.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span id="more-19"></span><span style="color: teal"> <!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal">Abu Bakar ra, ketika ditanyakan apakah dia mempercayai Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad, dengan penuh keyakinan berkata, “Jika yang berkata demikian itu adalah Muhammad bin Abdullah, maka yang lebih aneh dari itu pun aku percaya, karena sesungguhnya Muhammad itu tidak pernah berbohong.” Meski Nabi Muhammad SAW tidak pernah berbohong sehingga sampai dijuluki Al Amin (Yang Terpercaya) oleh orang Quraisy Mekkah, tapi hanya sedikit Muslim sajalah yang beriman akan cerita Nabi Muhammad SAW. Abu Bakar adalah salah satu dari sedikit orang itu yang dengan tegas menyatakan keyakinannya, sehingga beliau dijuluki Ash Shiddiq.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal"><!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal">Hingga sekarangpun banyak Muslim yang masih ragu akan kebenaran Isra’ dan Mi’raj, meski itu nyata tertuang dalam Al Qur’an dan juga hadits Nabi yang shahih. Bagaimana mungkin orang bisa pergi dari Mekkah hingga Yerusalem, kemudian ke langit ke 7 dan kembali lagi dalam semalam? Itu tidak rasional, begitu pendapat mereka. Ada juga yang berpendapat apa yang dialami Nabi tidak lebih dari mimpi (perjalanan rohani) belaka.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal"><!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal">Padahal jika hanya mimpi, itu bukan mu’jizat Allah! Kita semua bisa mimpi pergi ke negeri asing, ke bulan, bahkan ke langit dalam sekejap. Selain itu, tak mungkin terjadi kegemparan yang demikian heboh, sehingga orang-orang kafir pada tertawa, orang-orang</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal">Islam yang imannya pas-pasan murtad kembali, dan Abu Bakar sampai digelari Ash Shiddiq.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal"><!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal">Jika itu dikatakan tidak masuk akal juga keliru. Di zaman baheula, di mana belum ada pesawat terbang atau pesawat ruang angkasa seperti space shuttle, mungkin pendapat itu masih wajar.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal"><!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal">Tapi di zaman sekarang ini, perjalanan sejauh itu dalam waktu sedemikian singkat, seharusnya sudah mulai masuk di akal kita. Dulu orang menganggap perjalanan dari Mekkah ke Yerusalem dalam semalam mustahil. Itu wajar, karena mereka masih naik onta yang kecepatannya tak lebih dari 60 km per jam. Tapi sekarang dengan pesawat tempur yang canggih (contohnya pesawat SR-71 Blackbird) yang kecepatannya sampai mach 3 (3 kali kecepatan suara atau sekitar 3000 km per jam), maka perjalanan itu bisa di tempuh dalam waktu kurang dari 4 jam dengan teknologi manusia pada zaman ini! Bahkan manusia telah mampu menciptakan roket yang bisa melaju hingga lebih dari 40 ribu kilometer per jam. Artinya dalam waktu kurang dari satu jam, bumi sudah selesai dikitari!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal"><!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal">Teknologi telpon, memungkinkan suara seseorang bisa diterima hampir seketika meski jaraknya sampai 20 ribu kilometer (misalnya dari Hawaii ke Eropa), walaupun kecepatan suara itu cuma sekitar 1000 kilometer per jam. Menurut nalar manusia primitif, seharusnya suaranya tertunda hingga 20 jam. Teknologi manusia memungkinkan hal itu terjadi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal"><!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal">Sekarang kita bisa mengirim e-mail atau berita dengan sekejap meski jaraknya puluhan ribu kilometer. Di zaman kuno, hal itu tidak mungkin. Begitu pikiran orang-orang yang kuno.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal"><!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal">Di zaman yang akan datang, teknologi<span>  </span>manusia akan terus berkembang dan berkembang, sehingga kecepatan pesawat akhirnya bisa mendekati kecepatan cahaya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal"><!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal">Nah yang saya sebut di atas adalah contoh dari teknologi buatan MANUSIA. Bagaimana dengan teknologi ciptaan Allah? Lebih jelek atau lebih baik dari buatan makhluknya? Jika akal kita masih sehat, tentulah kita akan mengakui bahwa Allah Maha Kuasa tentu akan jauh lebih hebat kemampuannya ketimbang manusia yang cuma makhluk ciptaannya..</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal"><!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal">Manusia hanya bisa membuat dari bahan yang sudah diciptakan oleh Allah SWT, sementara Allah mampu menciptakan sesuatu dari ketidak-adaan. Jika manusia bisa membuat logam mati yang tidak bergerak menjadi pesawat yang berkecepatan tinggi hingga beberapa kali kecepatan suara, bukankah Allah SWT yang telah menciptakan cahaya dengan kecepatan 300 ribu kilometer per DETIK lebih mampu lagi menciptakan kendaraan atau makhluk yang jauh lebih cepat dari cahaya?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal"><!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal">Ada satu cerita. Konon ada seekor semut yang hinggap di kopiah seorang haji. Pak Haji ini, kemudian pergi dari Surabaya ke Banjarmasin pada pagi hari, kemudian kembali lagi pada sore hari. Ketika semut itu berkata, bahwa dia telah pergi ke Banjarmasin pada pagi hari, kemudian kembali lagi pada sore hari, maka teman-temannya tidak percaya. “Tidak mungkin!” Demikian kata teman-temannya. Surabaya dan Banjarmasin itukan jaraknya lebih dari 1000 km dan terpisah laut yang luas, bagaimana mungkin kamu pulang pergi ke sana cuma dalam sehari?”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal"><!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal">Begitulah pikiran semut. Jika semut itu yang pergi sendiri, itu memang tidak mungkin. Tapi kalau semut itu menumpang pada teknologi manusia, bukankah hal itu jadi mungkin? </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal"><!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal">Demikian pula Nabi Muhammad SAW. Jika Nabi Muhammad SAW pergi sendiri, tentulah tak akan bisa melakukannya dalam semalam, meski hanya pergi ke Yerusalem. Tapi karena Allah SWT yang menyediakan kendaraannya serta memperjalankan Nabi, maka hal itu mungkin saja, karena Allah SWT adalah Tuhan yang Maha Kuasa. Allah SWT adalah pencipta segalanya, termasuk ruang dan waktu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal"><!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal">Menurut pikiran manusia (yang cuma makhluk ciptaan Allah SWT), hal itu mungkin tidak mungkin (terutama bagi orang yang imannya berada “di bawah garis kemiskinan”:), tapi kalau bagi Allah SWT, itu adalah hal yang mudah sekali.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal"><!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal">Sesungguhnya, perjalanan melintas penjuru langit dan bumi itu dapat dilakukan oleh manusia (meski tidak sehebat Israa’ Mi’raj). Allah SWT telah menyatakan hal ini bahwa jin dan manusia bisa melakukan itu jika mereka memakai kekuatan (power):</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal"><!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal">“Hai jama`ah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan.” [Ar Rahman:33]</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal"><!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal">Sekarang manusia telah menciptakan berbagai pesawat dari yang kekuatannya ribuan tenaga kuda (HP), hingga jutaan tenaga kuda (bahkan lebih di masa depan nanti).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal"><!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal">Semakin modern kita, di mana terjadi banyak penemuan kendaraan-kendaraan yang berkecepatan makin lama makin tinggi, seharusnya perjalanan seperti Israa’ Mi’raj itu akan makin mudah diterima. Jika ada yang menganggap tidak masuk akal, tentu pikirannya tidak berbeda jauh dengan pikiran primitif orang-orang kafir Quraisy macam Abu Jahal dan Abu Lahab yang tinggal di zaman baheula.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal"><!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal">Berikut adalah hadits Nabi Muhammad SAW tentang Israa’ Mi’raj:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal"><!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal">Imam Muslim meriwayatkan dalam kitab Shahih-nya dari Anas Ibnu Malik bahwa Rasulullah saw. bersabda, &#8220;Didatangkan untukku Buraq yang merupakan hewan putih,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal">panjangnya diatas himar dan dibawah bagal, kukunya berada di akhir ujungnya. Beliau bersabda, `Aku segera menunggainya hingga tiba di Baitul Maqdis.&#8217; Beliau bersabda, `Lalu ia mengikatnya dengan tali (rantai) yang biasa dipakai oleh para nabi untuk mengikat.&#8217;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal">Beliau melanjutkan, `Kemudian aku memasuki masjid (Baitul Maqdis) dan mendirikan shalat dua rakaat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal">Setelah itu, aku keluar. Lalu Malaikat Jibril a.s. mendatangiku dan menyodorkan dua buah gelas yang satu berisi khamar dan lainnya berisi susu. Aku memilih gelas yang berisi susu dan Jibril a.s. berkata, `Engkau telah memilih kesucian.&#8217;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal"><!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal">Kemudian ia naik bersamaku ke langit yang pertama. Jibril meminta dibukakan pintu. Lalu (malaikat penjaga langit pertama) bertanya, `Siapakah kamu.&#8217; Jibril a.s. menjawab, `Jibril.&#8217; Kemudian ia ditanya lagi, `Siapakah yang besertamu?&#8217; Jibril a.s. menjawab, `Muhammad.&#8217; Malaikat itu bertanya, `Apakah kamu diutus?&#8217;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal">Jibril menjawab, `Ya, aku diutus.&#8217; Lalu pintu langit dibukakan untuk kami. Ternyata aku bertemu dengan Nabi Adam a.s. Ia menyambutku dan mendoakanku dengan kebaikan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal"><!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal">Setelah itu Jibril a.s. naik bersamaku kelangit yang kedua dan meminta dibukakan pintu. Lalu pintu langit kedua dibukakan untuk kami. Di sana aku bertemu dengan dua putra paman Isa bin Maryam dan Yahya bin Zakaria a.s., keduanya menyambutku dan mendoakanku dengan kebaikan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal"><!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal">Lalu Jibril a.s. naik bersamaku ke langit yang ketiga dan meminta dibukakan pintu langit ketiga. Lalu pintu langit ketiga dibukakan untuk kami. Di sana aku bertemu dengan Yusuf a.s. yang telah dianugerahi sebagian nikmat ketampanan. Ia menyambutku dan mendoakanku dengan kebaikan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal"><!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal">Kemudian Jibril a.s. naik bersamaku kelangit keempat dan meminta dibukakan pintu langit keempat. Lalu pintu langit keempat dibukakan untuk kami. Di sana aku bertemu dengan Idris a.s. yang menyambutku dan mendoakanku dengan kebaikan. Allah SWT berfirman, `Dan Kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi.&#8217;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal"><!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal">Setelah itu Jibril a.s. kembali naik bersamaku kelangit yang kelima dan meminta dibukakan pintu langit kelima. Lalu ia membukakan pintu langit yang kelima untuk kami, Di sana aku bertemu dengan Harun a.s. yang menyambutku dan mendoakanku dengan kebaikan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal"><!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal">Malaikat Jibril a.s. kembali naik bersamaku ke langit yang keenam dan meminta dibukakan pintu untuk kami. Lalu ia membukakan pintu keenam untuk kami. Di sana aku bertemu dengan Musa a.s. yang menyambutku dan mendoakanku dengan kebaikan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal"><!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal">Lalu Jibril a.s. naik lagi bersamaku ke langit yang ketujuh dan meminta dibukakan pintu langit ketujuh. Kemudian malaikat penjaga pintu langit ketujuh membukakan pintu untuk kami. Di sana aku bertemu dengan Ibrahim a.s. yang menyandarkan punggungnya ke</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal">Baitul Ma&#8217;mur yang setiap harinya dimasuki oleh tujuh puluh ribu malaikat dan tidak kembali kepadanya –sebelum menyelesaikan urusannya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal"><!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal">Setelah itu, ia pergi bersamaku ke Sidratul Muntaha. Ternyata, daun-daunnya sebesar kuping gajah dan buah-buahannya menyerupai buah anggur. Begitu perintah Allah SWT menyelubunginya dan menyelubungi apa-apa yang akan diselubungi, ia segera berubah. Tidak ada seorang makhluk Allah pun yang mampu menyifati keindahan dan keelokannya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal"><!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal">Lalu Allah Maha Agung mewahyukan apa-apa yang akan diwahyukan-Nya kepadaku dan mewajibkanku untuk mendirikan shalat lima puluh kali setiap hari sehari semalam. Setelah itu, aku turun menemui Musa a.s.. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal">Ia bertanya kepadaku, `Apakah gerangan yang telah diwajibkan Allah SWT atas umatmu.&#8217; Aku menjawab, &#8216;Mendirikan shalat sebanyak lima puluh kali.&#8217; Kemudian ia berkata, `Kembalilah kepada Rabb-mu dan mohonlah kepada-Nya keringanan. Sesungguhnya umatmu tidak memiliki kemampuan untuk melakukan itu. Sesungguhnya aku telah berpengalaman mencobanya kepada Bani Israel.&#8217; Beliau melanjutkan sabdanya, `Kemudian aku kembali kepada Rabb-ku dan memohon, `Wahai Rabb, berikanlah keringan untuk umatku.&#8217; Dan Ia mengurangi menjadi lima kali.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal"><!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal">Setelah itu, aku kembali menemui Musa a.s. dan kukatakan kepadanya, `Ia telah mengurangi menjadi lima kali.&#8217; Namun Musa a.s. kembali berkata, `Sesungguhnya umatmu tidak memiliki kemampuan untuk melakukan hal itu. Karena itu kembalilah kepada Rabb-mu dan mohonlah keringanan.&#8217; Lalu aku bolak-balik bertemu antara Rabb-ku Yang Maha Tinggi dengan Musa a.s.. Lalu Dia berfirman, `Wahai Muhammad, sesungguhnya kelima shalat itu dilaksanakan setiap sehari semalam. Setiap shalat dihitung sepuluh yang berarti berjumlah lima puluh shalat. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal"><!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal">Barang siapa yang ingin melakukan suatu kebaikan kemudian tidak melaksanakannya, maka Ku-tuliskan untuknya satu kebaikan. Dan jika ia mengerjakannya, maka Ku-tuliskan untuknya sepuluh kebaikan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal">Barangsiapa ingin melakukan kejelekan kemudian tidak melakukannya, maka Aku tidak menulis apa-apa padanya. Dan jika ia mengerjakannya, maka Aku menuliskannya satu kejelekan.&#8217; Beliau kembali melanjutkan sabdanya,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal">`Lalu aku turun hingga sampai kepada Musa a.s. dan memberitahukan hal tersebut. Musa a.s. berkata, `Kembalilah kepada Rabb-mu dan memohonlah keringanan.&#8217;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal">Saat itu Rasulullah saw. bersabda, `Aku katakan kepadanya, `Aku telah berulang kali kembali kepada Rabb-ku hingga aku merasa malu kepada-Nya.&#8217;&#8221;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: teal"><!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--></span></p>
<div class="shr-publisher-19"></div><!-- Start Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><div class='shareaholic-like-buttonset' style='float:none;height:30px;'><a class='shareaholic-fblike' data-shr_layout='button_count' data-shr_showfaces='false' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2007%2F09%2F14%2Fisra%25e2%2580%2599-mi%25e2%2580%2599raj-dari-perspektif-modern%2F' data-shr_title='Isra%E2%80%99+Mi%E2%80%99raj+Dari+Perspektif+Modern'></a><a class='shareaholic-fbsend' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2007%2F09%2F14%2Fisra%25e2%2580%2599-mi%25e2%2580%2599raj-dari-perspektif-modern%2F'></a><a class='shareaholic-googleplusone' data-shr_size='medium' data-shr_count='true' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2007%2F09%2F14%2Fisra%25e2%2580%2599-mi%25e2%2580%2599raj-dari-perspektif-modern%2F' data-shr_title='Isra%E2%80%99+Mi%E2%80%99raj+Dari+Perspektif+Modern'></a><a class='shareaholic-tweetbutton' data-shr_count='none' data-shr_href='http%3A%2F%2Fmedia-islam.or.id%2F2007%2F09%2F14%2Fisra%25e2%2580%2599-mi%25e2%2580%2599raj-dari-perspektif-modern%2F' data-shr_title='Isra%E2%80%99+Mi%E2%80%99raj+Dari+Perspektif+Modern'></a></div><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><!-- End Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-islam.or.id/2007/09/14/isra%e2%80%99-mi%e2%80%99raj-dari-perspektif-modern/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

